go green
Recent Issues

Satgas Tak Masalah RS Terima Pasien Luar Daerah Saling Bantu

Satgas Tak Masalah RS Terima Pasien Luar Daerah Saling Bantu

25 Januari 2021, 09:00:00

Jakarta -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito tak mempersoalkan bila fasilitas kesehatan di suatu daerah merawat pasien positif Covid-19 yang berstatus penduduk daerah lain.

Hal itu ia katakan untuk merespon banyaknya Rumah Sakit di Jakarta dan Bogor yang merawat pasien positif Covid-19 berstatus penduduk dari luar dua daerah tersebut.

"Sebenarnya hal ini tidak masalah. Karena seharusnya faskes-faskes yang berdekatan lokasinya bisa saling membantu jika ada faskes yang mengalami kesulitan dalam penanganan," kata Wiku kepada CNNIndonesia.com, Rabu (20/1).

Wiku mengingatkan kepada seluruh fasilitas kesehatan agar tak menelantarkan pasien positif Covid-19 yang membutuhkan bantuan.

Ia juga meminta agar rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya tak menolak pasien yang bukan berdomisili dari wilayahnya. Ia berharap faskes tetap bisa melayani selama masih mampu menampung pasien baru.

"Selama masih mampu menampung pasien baru maka tangani. Karena saat ini adalah masa pandemi. Kunci penanganan pandemi yang sukses ialah karena kita saling gotong royong," kata Wiku.

Meski demikian, Wiku menyarankan agar Puskesmas memprioritaskan merujuk pasien ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit di wilayah domisili pasien masing-masing.

"Pada langkah pertama ialah Puskesmas bisa merujuk pasien ke faskes wilayah domisili pasien masing-masing jika masih memungkinkan," kata dia.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut RS di Kota Bogor melayani pasien Covid-19 dari luar domisili. Ia mencatat ada 50 persen pasien dari luar Kota Bogor.

"Demikian juga RS di Kota Bogor bed occupation ratio di atas 80 persen, di mana 50 persen pasien berasal dari luar Kota Bogor," ujar Dedie.

Senada, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut mencatat tingkat keterisian rumah sakit sebesar 87 persen. Dari jumlah tersebut, 24 persen pasien Covid yang ditangani merupakan warga Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
ADRI Bekerjasama IABIE Adakan Webinar Nasional WeID#27 ADRI Bekerjasama IABIE Adakan Webinar Nasional WeID#27

27 Februari 2021, 11:06:46

Perkumpulan Ahli & Dosen Republik Indonesia (ADRI) dan Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) mengadakan “Webinar Nasional Weekend Indonesia Dialog (WeID#27)” pada Jumat, 26 Februari 2021 pukul 20.00 WIB. Webinar dengan tema "Indonesia Sedang Dikepung Bencana" ini menghadirkan keynote speaker Dr. Achmad Fathoni Rodli, M.Pd (President ADRI / Rektor UMAHA Sidoarjo). Lebih dari 126 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan menggunakan aplikasi ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Opsi Kunjungan Menlu RI ke Myanmar Tetap Terbuka
27 Februari 2021, 09:00:00

Opsi Kunjungan Menlu RI ke Myanmar Tetap Terbuka Jakarta -- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengatakan tetap membuka opsi melakukan kunjungan ke Myanmar untuk mencari solusi penyelesaian krisis pasca kudeta. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, .....

Vaksin Tahanan KPK, ICJR Singgung Diskriminasi Petugas Lapas
27 Februari 2021, 09:00:00

Vaksin Tahanan KPK, ICJR Singgung Diskriminasi Petugas Lapas Jakarta -- Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus Napitupulu mengkritik pemberian vaksin covid-19 kepada 39 tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) termasuk mantan Menteri Sosial Juliari Batubara. Erasmus menilai, .....