go green
Recent Issues

Jelang Biden Dilantik, Kim Jong-un Perkuat Senjata Nuklir

Jelang Biden Dilantik, Kim Jong-un Perkuat Senjata Nuklir

18 Januari 2021, 09:00:00

Jakarta -- Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un mengungkapkan rencana untuk memperkuat persenjataan nuklir negaranya.

Media pemerintah Korut, KCNA mengungkap rencana Kim tersebut diungkap saat pidato penutup dalam pertemuan Partai Buruh, hanya beberapa hari jelang pelantikan Presiden AS terpilih Joe Biden.

"Sambil memperkuat penangkal nuklir kami, kami perlu melakukan segalanya untuk membangun militer yang kuat," ujar Kim dalam pidatonya seperti dilansir KCNA mengutip AFP.

"Niat sebenarnya dari kebijakannya [AS] terhadap DPRK tidak akan pernah berubah, siapa pun yang berkuasa," tambahnya tanpa menyebut nama Biden.

Para analis menyebut pernyataan Kim yang disampaikan jelang pelantikan Biden disampaikan untuk menarik perhatian pemerintahan baru Amerika Serikat setelah pertemuan dengan Donald Trump pada 2019 berujung gagal.

Sebelumnya dalam kongres yang berlangsung selama delapan hari itu, Kim menyebut AS sebagai hambatan fundamental bagi perkembangan revolusi dan musuh paling utama Korut. Kongres tahun ini berlangsung dua kali lebih lama dari pertemuan serupa pada 2016 lalu.

Dalam pidatonya, Kim pamer jika Korut telah merampungkan rencana untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir, hulu ledak peluncur hipersonik, satelit pengintai militer, dan rudal balistik antarbenua yang menurutnya akan mengubah permainan strategis.

Pergantian kepemimpinan di AS menjadi tantangan baru bagi Pyongyang. Tanpa menyebut nama Kim secara gamblang, Biden dalam kampanyenya sempat menyebut pemimpin Korut itu sebagai seorang preman.

Posisi dan kekuasaan Kim di Korut semakin diperkuat setelah ia terpilih sebagai Sekretaris Jenderal dalam kongres Partai Buruh dalam pemungutan suara pada Minggu (10/1). Kongres itu dilakukan untuk menetapkan garis besar haluan negara dalam kebijakan diplomasi, militer, dan ekonomi selama lima tahun ke depan.

Kongres secara mutlak setuju terhadap usulan untuk mengangkat Kim menjadi Sekjen Partai Buruh Korea Utara. Mereka menyatakan jabatan itu penting untuk menjaga jalannya revolusi dan memandu kebijakan partai serta persatuan negara.

Partai Buruh juga menggelar pemilihan dalam kongres untuk memilih anggota Komite Sentral. Lembaga itu menjadi yang paling berkuasa di partai dan negara, terutama badan Politburo.

Akan tetapi, adik Kim Jong-un, Kim Yo-jong, yang sebelumnya dicalonkan tidak ada dalam daftar kandidat anggota Komite Sentral.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
LSP Universitas Narotama Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi 92 Peserta LSP Universitas Narotama Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi 92 Peserta

04 Maret 2021, 09:11:33

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas Narotama (UN) Surabaya telah melakukan Uji Sertifikasi Kompetensi kepada 92 peserta uji. Kegiatan dengan melibatkan 12 asesor kompetensi ini dilaksanakan selama empat hari (Rabu – Sabtu), 24-27 Februari 2021 tempat di Plaza Gedung E Universitas Narotama. Uji sertifikasi kompetensi ini untuk membantu mahasiswa Universitas Narotama dalam memperoleh salah satu surat keterangan pendamping ijasah (SKPI) ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Korsel Selidiki Dua Kematian Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca
04 Maret 2021, 09:00:00

Korsel Selidiki Dua Kematian Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca Jakarta -- Otoritas kesehatan Korea Selatan melakukan penyelidikan terhadap dua warganya yang meninggal beberapa hari setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca. Keduanya diketahui dalam kondisi sehat ketika menerima suntikan vaksin. .....