go green
Recent Issues

Masih Ada Anak di Surabaya Tak Mampu Sekolah SMA, Ini Solusi Pemkot

Masih Ada Anak di Surabaya Tak Mampu Sekolah SMA, Ini Solusi Pemkot

15 Januari 2020, 09:00:29

Sejak SMA/SMK bukan menjadi tanggungan Pemkot Surabaya lagi, banyak ditemukan anak-anak di Surabaya yang setelah lulus SMP tidak bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya. Apa solusi Pemkot Surabaya?
Untuk mengatasi problem tersebut, Pemkot Surabaya berupaya mencari solusinya. Salah satunya membuat Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang saat ini didirikan di kawasan Kenjeran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan SKB yang dibentuk mulai November 2019 lalu bertujuan membantu anak-anak putus sekolah agar memperoleh pendidikan yang lebih dan layak. "Dibentuk tahun kemarin. Dibentuk karena masih ada anak di Surabaya yang harus mendapatkan perhatian. Agar kemudian nanti memperoleh kehidupan yang lebih baik, minat bakatnya bisa tersalurkan dan mereka juga mendapatkan ijazah kejar paket C, karena ini setingkat SMA," ujar Supomo kepada detikcom, Selasa(14/1/2020).

Supomo mengatakan SKB saat ini sudah diikuti oleh 65 anak. "Dengan adanya SKB, anak-anak bisa kembali sekolah lagi. Sekolah itu juga lebih luwes, sekolah ini lebih mengedepankan ketrampilan," ujar Supomo.

Dalam penanganan sekolah SKB ini, para peserta didik diminta menggali bakat masing-masing anak. Selain itu, mereka juga difasilitasi dan diarahkan sesuai dengan minat dan bakat masing.
"Di sana, mereka ditanyain, mereka kepingin punya keterampilan yang lebih di bidang apa, maka diarahkan sesuai dengan minatnya dia. Kalau mereka senang di bidang boga, kami ikutkan kursus secara langsung. Kalau mintanya menjadi barista, servis handphone, otomotif langsung kami ikutkan kursus secara langsung," lanjut Supomo.

Supomo menambahkan 65 siswa yang tergabung di SKB ini berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda. Mulai dari keluarga tidak mampu, broken home dan juga dari para remaja yang terjaring Satpol PP serta outrearch dari DP5A.
"Ini data dari berbagai sumber, mulai dari yang terjaring Satpol PP, outreach dan ada warga yang melaporkan sendiri juga ada, agar anak itu segera terbantu," tandas Supomo.




Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Dinas PUPR Pacitan Mengadakan Kerjasama Pelatihan Universitas Narotama dan Dinas PUPR Pacitan Mengadakan Kerjasama Pelatihan

17 Februari 2020, 03:23:11

Universitas Narotama (UN) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten Pacitan mengadakan kerjasama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Kerjasama tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding / MoU). MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Kepala Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Dilema Guru di Kalijaya, Antara Kelas dan Sawah
17 Februari 2020, 09:00:00

Dilema Guru di Kalijaya, Antara Kelas dan Sawah Jakarta -- Tatapannya lemah. Wajahnya tampak lelah. Raut mukanya tak berseri saat ditemui CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu. Dia adalah Wardi, seorang Kepala Sekolah SDN 1 Kalijaya, Ciamis, Jawa Barat. Sudah setahun .....