go green
Recent Issues

Penyebar Hoaks Tank TNI Sekat Pemudik Ditangkap

Penyebar Hoaks Tank TNI Sekat Pemudik Ditangkap

08 Mei 2021, 09:00:00

Jakarta -- Penyebar hoaks penyekatan larangan mudik dengan menggunakan Tank Baja jenis AMX milik TNI di wilayah Bekasi-Bogor ditangkap.

Penyebar video yang mengaku bernama Faisal Rahman (35) tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan di Mako YonArmed 7 Dam Jaya setelah ditangkap tanpa perlawanan.

"Sementara pelaku diperiksa di Mako YonArmed 7 Dam Jaya," kata Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Jumat (7/5).

Kata dia, pemeriksaan terhadap Faisal turut didampingi pihak kepolisian. Faisal yang diketahui sebagai warga Bantar Gebang, Bekasi itu juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui video singkat yang diambil setelah tersangka tersebut menjalani pemeriksaan.

"Saat pemeriksaan itu didampingi oleh pihak kepolisian, termasuk pembuatan pernyataan tersebut di lokasi yang sama," kata Herwin.

Dalam video pernyataan dan permohonan maaf itu Faisal mengakui telah merekam dan menyebarkan video dengan informasi tidak benar.

"Saya Faisal Rahman, 35 tahun. Pembuat video hoaks tentang penyekatan jalan oleh TNI dengan menggunakan tank. Saya menyatakan bahwa video yang saya buat tersebut tidak benar dan hoaks," kata Faisal dalam keterangan video.

"Saya mohon maaf kepada semua TNI seluruh Indonesia atas perbuatan saya yang telah mencemarkan institusi TNI," lanjutnya.

Sebelumnya, tersebar video viral yang menyatakan TNI AD menurunkan Tank Baja guna penyekatan pemudik di wilayah Bekasi.

Namun, informasi itu ternyata tidak benar. Herwin mengkonfirmasi bahwa Tank Baja jenis AMX di Jalan raya Narogong Cileungsi tersebut bukan untuk melakukan penyekatan bagi

para pemudik, namun keberadaan Ranpur milik Yonarmed-7/105 GS itu dalam rangka Latihan Taktis Tingkat Baterai TW II TA 2021.

"Jadi sama sekali tidak benar, apabila ada yang mengkaitkan penyekatan mudik dengan keberadaan tank milik TNI AD di wilayah tersebut, apalagi menggunakan tank untuk menakuti pemudik, itu hoax " kata Herwin.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

08 Juni 2021, 13:51:46

Sejak Rabu (2/6/2021), suasana Ruang Rapat Gedung D Universitas Narotama (UN) Surabaya selalu terlihat banyak orang beraktivitas. Mereka secara marathon sedang menyusun Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) untuk semua program studi (prodi) yang ada di lingkungan Universitas Narotama. Kegiatan yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM ini melibatkan berbagai unit ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas
14 Juni 2021, 09:00:00

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas Jakarta -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19, M. Praswad Nugraha berhadapan dengan Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait laporan dugaan pelanggaran etik. Praswad .....

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital
14 Juni 2021, 09:00:00

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan soal nasib stasiun televisi lokal saat pemerintah sepenuhnya mengalihkan seluruh siaran analog menjadi siaran digital atau Analog Switch Off (ASO). Juru bicara Kominfo .....

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah
11 Juni 2021, 09:00:04

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah Jakarta, -- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyerahkan kepada pemerintah daerah untuk mengatur siapa saja guru yang dapat mengajar pada pembelajaran tatap muka disekolah. Hal ini menyusul permintaan .....