go green
Recent Issues

Kapan Saat yang Tepat Siapkan Dana Pensiun? Pelajari di Sini!

Kapan Saat yang Tepat Siapkan Dana Pensiun? Pelajari di Sini!

12 April 2021, 09:00:00

Jakarta - Banyak yang bertanya-tanya kapan saat yang tepat untuk mempersiapkan dana pensiun, terutama bagi first jobber yang baru memulai karir dan menerima gaji pertama. Mempersiapkan dana pensiun dianggap sebagai rentang waktu yang masih sangat jauh jika dibahas pada usia 20 tahunan.

Senior Pension Program Specialist PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), Dian Dinarwati mengatakan, persiapan dana pensiun ada baiknya dilakukan sejak dini. Sehingga nanti nya tidak akan terbebani dengan dana yang harus dikumpulkan sebelum masuk masa pensiun.

"Karena ternyata untuk mempersiapkan dana pensiun kita harus menyiapkannya sejak dini. Jadi ada beberapa hal yang harus direncanakan dan diperhatikan," kata Dian dalam wawancara dengan CNBC Indonesia TV, Rabu (7/4/2021)

Ada empat hal yang harus diperhatikan. Pertama, momentum waktu. Semakin lama panjang periode persiapan dilakukan maka “cicilan” untuk dana pensiun ini akan semakin kecil nominalnya.

Kedua, nominal iuran, di mana hal ini berhubungan dengan penetapan target dan kebutuhan dana yang perlu disiapkan untuk pensiun nanti. Sebab dari nilai ini akan berdampak pada besaran nilai yang harus disisihkan pada usia produktif.

"Kunci utama dari iuran ini adalah disiplin karena akan berubah menjadi mindset, kalau sudah terbiasa akan menjadi mindset. Apabila sudah jadi mindset, tidak akan dipakai dulu tapi dipakai untuk cover kebutuhan jangka panjang, ditempatkan ke pos investasi dan pensiun," lanjutnya.

Ketiga, terkait bagaimana pengelola dana pensiun tersebut. Bagi orang yang telah mempersiapkan dana tersebut sejak dini, tentu sangat berharap dana ini dikelola secara amanah dan aman.

"Dalam hal ini saya sampaikan bahwa DLPK BNI sudah established dari tahun 1994 yang artinya sudah lebih dari 25 tahun beroperasi di industri DPLK. Kita juga memiliki experienced dalam mengelola dana peserta di nasabah DPLK BNI," jelasnya.

Keempat, dalam menginvestasikan dana pensiun tidak ditargetkan untuk mendapatkan imbal hasil yang tinggi. Karena jika hal ini dilakukan, saat mengejar imbal hasil tinggi, yang terjadi adalah memiliki risiko yang juga tinggi.

Untuk mengetahui berapa kebutuhan dana pensiun nantinya, bisa dilakukan pengecekan di dplk.bni.co.id ada menu simulasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sumber : cnbcindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang

06 Mei 2021, 10:09:10

Universitas Narotama (UN) Surabaya dan STIE Widya Gama Lumajang melakukan kerja sama yang diawali dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding / MoU) oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Ketua STIE Widya Gama Lumajang, Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE, MM pada hari Senen 26 April 2021 . Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca
03 Mei 2021, 09:00:00

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca Jakarta -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia belum memiliki rencana menyetop penggunaan vaksin Astrazeneca untuk program vaksinasi nasional. Hal itu merespons kebijakan Pemerintah Malaysia yang memutuskan untuk .....

Kominfo Umumkan Hasil Pemenang Penyelenggara TV Digital
07 Mei 2021, 09:00:01

Kominfo Umumkan Hasil Pemenang Penyelenggara TV Digital Jakarta -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan pihaknya telah menetapkan pemenang seleksi penyelenggara multiplexing untuk siaran televisi digital di 22 provinsi seluruh Indonesia. Penetapan dibuat setelah .....

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan
06 Mei 2021, 09:00:41

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan Jakarta, -- Sejumlah pemerhati pendidikan mengkritik hingga membantah pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan setelah hampir dua .....