go green
Universitas Narotama Peduli

LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19


Ka.LPPM

Dr. Ir. Sri Wiwoho Mudjanarko ST., MT., IPM.
Direktur Kemahasiswaan

Andi Pontjo Wiyono, SH.,MH

Recent Issues

Pertemuan Menkes Eropa Sebut Uni Eropa Berhasil Cegah Virus Corona

Pertemuan Menkes Eropa Sebut Uni Eropa Berhasil Cegah Virus Corona

16 Februari 2020, 09:00:25

Saat menghadiri pertemuan para Menteri Kesehatan Eropa di Brussels, Belgia pada Kamis (13/02), Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengatakan kepada DW bahwa negara-negara Uni Eropa tengah bekerjasama memerangi penyebaran virus corona (COVID-19).
Pada pertemuan tersebut, para menteri membahas tentang ``langkah-langkah terkait perjalanan, sembari menjaga pergerakan bebas antar negara di Uni Eropa (UE)," menurut pernyataan bersama mereka.
Spahn mengatakan kepada DW bahwa pendekatan dalam UE dan dunia internasional diperlukan. Dia menekankan pentingnya memperlambat penyebaran COVID-19 untuk memastikan virus tersebut tidak berkembang di luar Cina. "Sejauh ini virus hanya wabah epidemi regional di Cina, tetapi kita perlu memastikan bahwa virus tidak menjadi epidemi nyata atau pandemi di seluruh dunia," ujar Spahn. "Sejauh ini, di Eropa dan Uni Eropa, deteksi dan penahanan berhasil," sebutnya. "Tapi kita harus mengakui, itu yang terjadi sekarang. Bisa berubah buruk sebelum menjadi lebih baik, karena selama virus tidak terkendali di Cina, epidemi regional ini dapat berubah menjadi pandemi di seluruh dunia."
``Lebih banyak kasus daripada data statistik``
Ketika ditanya tentang apakah Jerman harus mempertimbangkan untuk membatasi perjalanan ke Cina, Spahn merujuk pada langkah-langkah pembatasan yang sudah ada.
Spahn mengatakan bahwa pilot yang menerbangkan pesawat langsung dari Cina ke Jerman sudah diminta untuk melaporkan bila ada penumpang yang memiliki gejala penyakit, sesaat sebelum pendaratan. "Kami mungkin memerlukan langkah-langkah tambahan untuk mengetahui penumpang mana yang telah melakukan kontak dengan orang-orang dari wilayah Wuhan, dan itulah yang telah kami diskusikan di sini di Dewan [Eropa]," paparnya.
Saat ditanya apakah data yang didapat dari Cina dapat diandalkan, Spahn mengatakan ia meyakini ada lebih banyak kasus daripada angka-angka yang ada di publik saat ini. "Kami tahu ada banyak, banyak kasus yang sebelumnya tidak ada gejala. Jadi saya berasumsi ada lebih banyak kasus daripada yang kita lihat dalam statistik," sebutnya.
Mengunci kota tindakan berlebihan?
Spahn memuji langkah-langkah yang telah dilakukan Cina untuk mengendalikan virus, namun juga menyiratkan beberapa tindakan yang diterapkan Cina mungkin terlalu ekstrem. Dia membandingkannya dengan beberapa kasus terbaru, seperti penyakit campak di Jerman, meskipun skalanya jauh lebih kecil. "Misalnya, jika ada wabah campak di Jerman, dan campak jauh lebih menular daripada apa yang kita lihat dengan virus corona sejauh ini, kita sebenarnya dapat mengatasinya tanpa menutup seluruh kota untuk di karantina."
Jerman telah mencatat 16 kasus virus corona di negaranya hingga saat ini, 14 di antaranya berkaitan dengan perusahaan onderdil Jerman-Cina di Bayern. Dua lainnya adalah penumpang penerbangan ke bandara Frankfurt am Main yang diidentifikasi pada saat kedatangan.




Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Galang Bantuan APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19 Universitas Narotama Galang Bantuan  APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19

27 Maret 2020, 12:43:35

Masih kurangnya perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas medis yang berada pada garda terdepan melawan virus COVID-19, sivitas akademika Universitas Narotama bergerak dengan memberikan bantuan paket uang dan APD yang akan didistribusikan ke beberapa wilayah di Indonesia. Donasi bantuan uang dapat ditranfer melalui Bank BNI No. Rek. 5420021981 a.n. LPPM Universitas Narotama. Bantuan APD ( kaca mata pelindung, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Puluhan Pekerja RS di AS Positif Terinfeksi Virus Corona
28 Maret 2020, 09:00:10

Puluhan Pekerja RS di AS Positif Terinfeksi Virus Corona Jakarta -- Dua rumah sakit di Boston, Amerika Serikat, mencatat lebih dari 40 karyawannya terinfeksi virus corona. Kedua rumah sakit tersebut terafiliasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Harvard. Brigham and Womens Hospital .....

3 Produsen Motor di Eropa Berhenti Produksi karena Corona
19 Maret 2020, 09:00:01

3 Produsen Motor di Eropa Berhenti Produksi karena Corona Jakarta, Yamaha, KTM Group, dan Ducati mengumumkan produksi ditangguhkan sementara menyikapi wabah corona (Covid-19) yang terus meluas di benua biru. Yamaha Motor Eropa menyebutkan fasilitas produksi yang terdampak yaitu pabrik mesin .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....