go green
Recent Issues

Mendikbud Siap Bangun Ruang Belajar Bebas Asap di Daerah Terdampak Karhutla

Mendikbud Siap Bangun Ruang Belajar Bebas Asap di Daerah Terdampak Karhutla

19 September 2019, 09:00:00

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya siap membangun ruang kelas bebas asap untuk sekolah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Namun rencana tersebut akan dilaksanakan apabila kondisi kabut asap semakin parah dalam waktu satu bulan ke depan.
"Kemudian kita akan siapkan kalau nanti terlalu lama kita akan lihat kondisi-nya, kita akan segera rapatkan kemungkinan untuk membangun atau menyiapkan yang namanya ruang belajar bebas asap," ujar Muhadjir di Gedung Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).
"Iya (untuk) semua sekolah (yang terdampak karhutla), tapi kita lihat nanti kalau cuma 1-2 minggu saja saya kira tidak perlu tapi kalau 1 bulan misalnya itu saya kira perlu," lanjutnya.

Untuk pembuatan ruang belajar bebas asap itu, Kemendikbud bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) semenjak tahun 2015. Namun teknologi tersebut tidak digunakan sepanjang 2016 hingga 2018 karena tidak ada kabut asap.
"Yang sudah ada teknologinya kerja sama dengan Kemendikbud dan ITB yang dilakukan pada 2015 untuk mengatasi asap tahun 2015. Memang kemudian tidak kita gunakan karena 2016-2018 kan aman, tidak ada asap," jelas Muhadjir.
Muhadjir juga menjelaskan penggunaan teknologi untuk membuat ruangan belajar bebas asap. Menurutnya setiap jendela akan diberikan penyaring, kemudian ruang kelas akan dipasang kipas angin exhaust untuk mengatur sirkulasi udara. Sementara itu, di dalam ruangan akan diberikan tanaman yang memiliki sumber oksigen.
"Teknologinya sederhana kok itu, cuma perlu pakai exhaust saja, jadi nanti ada jendela terbuka yang diberi penyaring untuk menyaring partikel diberi pelembab gitu di dalam juga harus ada kipas angin untuk sirkulasi udara dan ada exhaust yang mengisap udara keluar sehingga secara otomatis udara dari luar akan masuk dan melewati pintu yang diberi penyaring," kata dia.





Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan

18 Oktober 2019, 03:33:02

Sumber daya alam (SDA) Indonesia yang begitu melimpah seharusnya menjadi kesempatan para peneliti untuk membuat riset mengenai hal tersebut dengan lebih intens. Hal itulah yang dilakukan oleh Makno Basoeki, lulusan program studi Magister Teknik Universitas Narotama (UNNAR). Sejak tahun 2000, Makno melakukan eksplorasi sumber daya alam untuk membuat produk beton karya anak bangsa yang berkualitas. “Diawali dari keprihatinan saya karena masih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

RI Gandeng Belanda Genjot Ekspor Dekorasi Rumah ke Eropa
19 Oktober 2019, 09:00:00

RI Gandeng Belanda Genjot Ekspor Dekorasi Rumah ke Eropa Jakarta -- Kementerian Perdagangan RI dan Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI) Belanda sepakat mendorong pengembangan ekspor produk dekorasi rumah Indonesia ke pasar Eropa. Kedua belah .....

Server BMKG Diretas
17 Oktober 2019, 09:00:16

Server BMKG Diretas

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan dan Geofisika (BMKG) menyebut server yang menangani data kualitas udara PM10 diretas. Peretasan ini menyebabkan tidak berfungsinya pengiriman otomatis data polutan PM10 di situs dan .....