go green
Recent Issues

Inggris Akhirnya Terpaksa Akui Dubes Myanmar Pilihan Militer

Inggris Akhirnya Terpaksa Akui Dubes Myanmar Pilihan Militer

09 April 2021, 09:00:50

Jakarta -- Inggris menyatakan pemerintahannya tidak lagi bisa mengakui Kyaw Zwar Minn sebagai Duta Besar Myanmar di London setelah junta militer memecatnya.

Jabatan Zwar Minn dikudeta militer Myanmar karena mendukung pemerintah sipil yang digulingkan pada kudeta 1 Februari lalu.

Sumber pemerintah Inggris mengatakan bahwa London tidak memiliki pilihan lain selain menyetujui keputusan junta militer Myanmar mengenai Zwar Minn karena sejalan dengan kebijakan diplomatik.

Pejabat Inggris mengatakan pihak berwenang Myanmar telah memberikan pemberitahuan resmi pemutusan hubungan kerja Zwar Minn sebagai duta besar.

Meski begitu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyatakan dukungannya terhadap Zwar Minn.

"Kami mengutuk tindakan intimidasi rezim militer Myanmar di London kemarin, dan saya memberi penghormatan kepada Kyaw Zwar Minn atas keberaniannya," tulis Raab di Twitter.

"Inggris terus menyerukan diakhirinya kudeta dan kekerasan yang mengerikan dan pemulihan demokrasi yang cepat," ucapnya menambahkan.

Sementara itu, juru bicara junta militer Myanmar, Zaw Min Tun, membenarkan bahwa Kemlu Myanmar telah menghubungi London terkait insiden ini.

"Kami telah mengirimkan surat pengangkatan resmi untuk Chit Win sebagai kepala misi di sana. Mereka (Inggris) telah menerimanya," kata Min Tun seperti dikutip AFP.

Kudeta di kedutaan besar Myanmar di London terjadi ketika Zwar Minn mengatakan bahwa dia dikunci dari luar kantornya sehingga tidak bisa masuk gedung kedutaan.

Zwar Minn menduga aksi pendudukan kedutaan itu merupakan perintah junta militer Myanmar.

Empat sumber diplomatik yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa wakil duta besar Chit Win telah mengambil alih kedutaan.

Dalam surat kepada Kementerian Luar Negeri Inggris, junta militer Myanmar menunjuk Wakil Duta Besar Chit Win untuk menjadi kuasa usaha mulai Rabu (7/4) kemarin.

Zwar Minn merupakan salah satu diplomat Myanmar yang menentang junta militer. Dia bahkan telah memutuskan hubungan dengan junta yang berkuasa dalam dua bulan terakhir.

"Ini semacam kudeta, di tengah-tengah London. Anda dapat melihat bahwa mereka menempati gedung saya," katanya.

Zwar Minn telah menyerukan komunitas internasional untuk membantu memulihkan demokrasi di Myanmar. Ia pun mendesak Inggris agar tidak mengakui Chit Win sebagai dubes Myanmar di London.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Charity Consortium Salurkan Bantuan Sembako Ke Pondok Pesantren Universitas Narotama dan Charity Consortium Salurkan Bantuan Sembako Ke Pondok Pesantren

07 Mei 2021, 14:58:18

Universitas Narotama (UN) Surabaya bersama Charity Consortium menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat dalam kegiatan Ramadhan Box 2021. Diwakili oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM, bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada KH Mas Syaiful Mulk (Ponpes Al Haqiqi Al Falahi Joyonegoro, Sidoresmo, Surabaya), Rabu (5/5/2021). Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dr. M. Ikhsan Setiawan, ST, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kisah Bill Gates Putus Sekolah tapi Sukses dan Jadi Miliarder
08 Mei 2021, 09:00:00

Kisah Bill Gates Putus Sekolah tapi Sukses dan Jadi Miliarder Jakarta -- Pendiri perusahaan Microsoft Bill Gates dikenal sebagai miliarder dari bidang teknologi. Namun untuk menyandang gelar itu, ia dilaporkan tidak memiliki gelar pendidikan sama sekali. Tidak hanya Gates, beberapa miliarder .....

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan
06 Mei 2021, 09:00:41

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan Jakarta, -- Sejumlah pemerhati pendidikan mengkritik hingga membantah pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan setelah hampir dua .....