go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona

Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona

26 Februari 2020, 09:00:03

Jakarta -- Pemerintah Korea Selatan melaporkan tiga kematian terbaru karena infeksi virus corona. Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Korea Selatan (KCDC) mengonfimasi hingga saat ini korban meninggal mencapai sepuluh orang.

Satu korban meninggal merupakan perempuan berusia 60 tahun yang diketahui pernah berinteraksi dengan anggota komunitas Shincheonji. Perempuan tersebut diketahui meninggal dunia pada Selasa (25/2) pagi.

Menukil CNN, satu pasien lainnya yang meninggal dunia merupakan laki-laki berusia 59 tahun. Ia dinyatakan positif terinfeksi corona sejak 20 Februari lalu dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Kyungpook National University, Daegu.

Saat ini diketahui enam pasien dalam kondisi kritis.

Sejauh ini dilaporkan 893 kasus penyebaran virus corona. Sekitar setengahnya berasal dari Kota Daegu yang disinyalir menjadi pusat penyebaran corona di Korea Selatan.

Sekitar 231 kasus corona dilaporkan menginfeksi kelompok agama Shincheonji, Daegu, Korea Selatan. Sementara total wabah corona di Daegu mencapai 433 kasus.

Jumlah korban virus corona di Korea Selatan mencapai lebih dari 893 kasus dengan 142 diantaranya baru terinfeksi dalam 24 jam terakhir.

Provinsi Gyeongsang Utara di kota Daegu tercatat memiliki infeksi corona tertinggi dalam sehari sebanyak 33 kasus baru. Sekitar 9.300 anggota Shincheonji saat ini tengah dikarantina dan akan melalui tes kesehatan.

Penyebaran virus corona di Gereja Yesus Shincheonji bermula ketika seorang lansia yang memiliki tanda mengalami pneumonia. Namun ia masih berkeras mengikuti setidaknya empat kebaktian di gereja yang memiliki 144 ribu jemaat itu sebelum didiagnosis.

Pemerintah Kota Daegu meyakini 1.001 jemaat Shincheonji menghadiri kebaktian bersama wanita itu di saat dia telah terinfeksi.

Pemerintah Korea Selatan memasukkan Daegu dan Cheongdo sebagai zona perawatan khusus virus corona. Warga Korea Selatan sempat khawatir meningkatnya infeksi corona kota Daegu menjadi Wuhan kedua.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama

04 April 2020, 08:41:59

Universitas Narotama kembali melakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan kampus pada hari Rabu (1/4/2020). Bahkan untuk penyemprotan disinfektan yang kedua ini, Pemkot Surabaya turut membantu dengan mobil khusus penyemprot terutama area yang berada di luar ruang gedung. Penyemprotan disinfektan yang pertama dilakukan di lingkungan kampus Universitas Narotama pada hari Jumat (20/3/2020). Semua ruangan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis Jakarta -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengatakan Presiden Joko Widodo meminta semua warga menggunakan masker untuk mencegah virus corona (Covid-19). Meski begitu, kata Doni, Jokowi meminta .....

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona
07 April 2020, 09:00:00

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona Jakarta, Representatif perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab di Indonesia mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian lebih mendalam soal pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang ojek online (ojol) untuk mengangkut .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....