go green
Universitas Narotama Peduli

LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19


Ka.LPPM

Dr. Ir. Sri Wiwoho Mudjanarko ST., MT., IPM.
Direktur Kemahasiswaan

Andi Pontjo Wiyono, SH.,MH

Recent Issues

Kasus Ganja Sintetis, Polisi Ungkap Modus Reseller di Line

Kasus Ganja Sintetis, Polisi Ungkap Modus Reseller di Line

12 Februari 2020, 09:00:13

Jakarta -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus 13 tersangka terkait kasus pabrik pembuatan ganja sintetis atau gorila yang dijual lewat media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya menuturkan pengungkapan pabrik gorila itu berlangsung selama dua pekan. Para tersangka, lanjutnya, diringkus di berbagai wilayah.

"Ada enam TKP sejak 27 Januari lalu, ada 13 tersangka yang diamankan, satu lagi DPO," kata dia, dalam keterangannya, Sabtu (8/2).

Dijelaskan Yusri, tersangka pertama yakni berinisial RS diringkus di Jakarta Barat pada 27 Januari. Setelahnya, tersangka FH dan FD ditangkap di sebuah apartemen di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan. Malam harinya, polisi menangkap tersangka NT dan NW di Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Penangkapan kembali berlanjut di hari berikutnya. Polisi meringkus PRY di Bekasi dan meringkus MA, IL, serta RR di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Tiga hari kemudian, tim menuju ke Surabaya dan berhasil meringkus empat tersangka yakni MT, RS, RK dan AL. Di Surabaya, tim juga menemukan tempat para tersangka meracik ganja sintetis tersebut.

"Di apartemen High Point di lantai 10, tempat mereka meracik ganja sintetis, di situ kita amankan (tersangka dan barang bukti). Total berhasil kita amankan 28 kilogram. Ini sudah siap digunakan," tutur Yusri.

Disampaikan Yusri, kepolisian masih mengembangkan kasus pembuatan ganja sintetis ini. Polisi, lanjutnya, juga masih memburu satu DPO berinisial DBB.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Herry Heryawan menuturkan pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan seorang pelanggan ganja sintesis itu. Dari pengakuannya, ganja sintesis itu diperoleh dengan cara membeli dari media sosial.

"Membeli dari reseller dari akun online shop," ujarnya.

Dari pengakuan itu, polisi menemukan bahwa akun reseller itu ada di Facebook dan Instagram. Admin akun itu, kata Herry, biasanya mengarahkan calon pembeli untuk berkomunikasi terkait transaksi lewat akun Line.

Setelahnya, calon pembeli diminta mengisi formulir tentang data diri. Jika lolos verifikasi, maka transaksi pembelian akan berlanjut.

"Kita akan melakukan kerja sama dengan pihak Line, Instagram, maupun Facebook untuk melakukan banned kepada akun-akun tersebut," tutur Herry.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub pasl 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat 1 dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Galang Bantuan APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19 Universitas Narotama Galang Bantuan  APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19

27 Maret 2020, 12:43:35

Masih kurangnya perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas medis yang berada pada garda terdepan melawan virus COVID-19, sivitas akademika Universitas Narotama bergerak dengan memberikan bantuan paket uang dan APD yang akan didistribusikan ke beberapa wilayah di Indonesia. Donasi bantuan uang dapat ditranfer melalui Bank BNI No. Rek. 5420021981 a.n. LPPM Universitas Narotama. Bantuan APD ( kaca mata pelindung, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Karyawan Otomotif di Indonesia Mulai WFH Imbas Corona
31 Maret 2020, 09:00:17

Karyawan Otomotif di Indonesia Mulai WFH Imbas Corona JakartaSejumlah perusahaan otomotif di Indonesia mulai memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19). Salah satu perusahaan, Astra Daihatsu Motor (ADM), .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....