go green
Recent Issues

Polres Pagar Alam Bongkar 3 Hektare Ladang Ganja

Polres Pagar Alam Bongkar 3 Hektare Ladang Ganja

22 Januari 2020, 09:00:53

Jakarta -- Polres Pagar Alam membongkar temuan ladang ganja seluas tiga hektare di kawasan perbukitan Padi Ampe, Sumatera Selatan, Jumat (17/1). Tanaman ganja tersebut diduga ditanam di kawasan hutan lindung.

Kapolres Pagar Alam Ajun Komisaris Besar Dolly Gumara mengatakan bahwa penemuan tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai penjualan ganja di Kota Pagar Alam yang marak terjadi.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengendus keberadaan R, pengedar ganja di kawasan tersebut.R pun berhasil ditangkap di rumah kontrakannya di Jalan Perintis Mekar Alam, Kelurahan Bangun Rejo, Kecamatan Pagar Alam Utara, pada Kamis (16/1) malam.

Dari penangkapan R, polisi menyita barang bukti berupa dua toples ganja basah. Mereka lantas melakukan pengembangan hingga akhirnya mengetahui lokasi ladang tanaman ganja tersebut.

"R mengaku dia beli langsung di ladang. Dia beli dua toples itu Rp600 ribu. Malam itu juga kami pergi ke lokasi kebunnya," ujar Dolly, Jumat (17/1).

Penyidik pergi ke desa terdekat dari lokasi kejadian pada Kamis (16/1) pukul 23.00. Dari desa terdekat, tidak ada akses jalan yang bisa dilalui kendaraan sehingga harus ditempuh dengan berjalan kaki selama 4 jam.

Setibanya di lokasi pukul 03.00, polisi segera melakukan penggerebekan di gubuk yang ada di sekitar ladang ganja. Dari dalam gubuk, dua orang tersangka diamankan.

"Dari pengakuan warga sekitar, kawasan itu masuk ke hutan lindung. Namun kami perlu mengecek lagi lebih jauh. Namun memang kawasan hutan di sekitar ladang ganja itu jauh sekali dari pemukiman, hanya bisa ditempuh jalan kaki," ujar dia.


Modus penanaman yang dilakukan para tersangka yakni menyembunyikan tanaman ganja tersebut di antara semak belukar yang tinggi.

Dari penyisiran penyidik, luasan lahan yang ditanami ganja mencapai tiga hektare. Berdasarkan penyelidikan sementara, tanaman ganja tersebut berusia tiga bulan dan dengan tinggi tanaman 50-70 sentimeter.

"Mereka ini sistemnya jual cepat. Jadi sekali menanam bisa langsung dihabiskan karena sudah ada yang pesan. Untuk peredarannya di sekitar Pagar Alam, tapi masih kami kembangkan karena kemungkinan juga diedarkan ke luar daerah," kata dia.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Narotama Masuk Finalis Lomba Esai Nasional “Call For Essay 2021” Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Narotama Masuk Finalis Lomba Esai Nasional “Call For Essay 2021”

26 Januari 2021, 09:55:13

Victor Da Costa Monteiro, mahasiswa Program Studi Akuntansi – Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UN) Surabaya berhasil masuk finalis (5 besar) Lomba Esai Nasional “Call For Essay 2021” yang diselenggarakan oleh Airlangga Bojonegoro Community (ABC) yang waktu pelaksanaan tanggal 14-20 Januari 2021. Pengumuman peserta yang masuk finalis pada hari Senin, 25 Januari 2021. Lomba Esai Nasional “Call For ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Sidang Anak Gugat Orang Tua Rp3 M, Dua Pihak Sepakat Mediasi
27 Januari 2021, 09:00:00

Sidang Anak Gugat Orang Tua Rp3 M, Dua Pihak Sepakat Mediasi Jakarta -- Sidang perkara anak menggugat ayahnya Rp3 miliar terkait perjanjian penggunaan lahan dan bangunan berlanjut ke proses mediasi. Kasus bisa berlanjut secara hukum. Diketahui, Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (26/1), kembali .....

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional
10 Januari 2021, 09:00:02

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim siap melaksanakan Asesmen Nasional (AN). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan pihaknya telah melakukan simulasi skala besar. "139 ribu [sekolah] ini .....