go green
Recent Issues

Polda Sita Hampir Satu Ton Narkoba Jelang Tahun Baru 2020

Polda Sita Hampir Satu Ton Narkoba Jelang Tahun Baru 2020

30 Desember 2019, 09:00:42

Jakarta -- Polda Metro Jaya dan jajaran Polres mengamankan berbagai jenis narkoba dengan jumlah mencapai hampir satu ton menjelang perayaan malam Tahun Baru 2020. Polisi menduga narkoba tersebut bakal digunakan dalam perayaan malam pergantian tahun baru.

Beberapa di antaranya polisi menyita 746,87 kilogram ganja hasil penangkapan di beberapa daerah sejak November. Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy Pramono mengatakan pengungkapan terbesar dilakukan oleh Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan dan Polres Kabupaten Bekasi.

"Ini merupakan hasil yang diungkap Polda Metro Jaya maupun Polres-Polres yang ada di jajaran Polda Metro Jaya ini, kurun waktu bulan November sampai tanggal 19 Desember ini," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jumat (27/12).

Selain ganja, selama penindakan jelang perayaan malam Tahun Baru 2020 ini Polda Metro Jaya juga menyita narkoba jenis lain berupa sabu, heroin hingga ekstasi.

"Sabu sebanyak 26,28 kilogram, ekstasi 6.528 butir, heroin itu 4,5 kilogram. Heroin ini yang cukup besar, ini sedang kami dalami jaringannya," ujar Gatot.

"Kemudian happy five sebanyak 704 butir dan ketamin 2,57 gram Keseluruhan tersangka ini sebanyak 47 orang tersangka," sambung dia lagi.

Terkait peredaran ganja, kini kepolisian tengah memetakan jaringan pelakunya. Mengingat pengungkapan sejumlah kasus tersebut menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, terjadi dalam kurun waktu yang berdekatan.

"Yang paling besar itu pengungkapan di Tanah Kusir oleh Polres Jaksel ada 4 dus itu ada sekitar 249 kilo lebih ganja. Tapi bersamaan semuanya, beda sehari juga Polres Kabupaten Bekasi mengungkap peredaran ganja sekitar 200 kilo," terang Yusri ditemui di kawasan Polda Metro Jaya.

"Maka kami dalami apakah ada keterkaitan, semuanya lintas Sumatera dan Jawa," ia melanjutkan.

Atas kejadian tersebut polisi pun mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan penyalahgunaan narkoba di wilayah sekitar.

"Kami tidak ingin peredaran barang ini ada di masyarakat karena mengganggu kesehatan. Kami harap kalau ada laporan, masyarakat bisa melaporka ke kami," kata Gatot Eddy.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pemprov Jatim dan Universitas Narotama Menjalin Kerjasama Pemprov Jatim dan Universitas Narotama Menjalin Kerjasama

21 Februari 2020, 08:02:09

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan Universitas Narotama menjalin kerjasama tentang pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan desa, serta pengembangan sumber daya manusia. Kerjasama tersebut dituangkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Rektor Universitas Narotama Sri Wiwoho Mudjanarko di Gedung Negara Grahadi, Jumat (21/2/2020). Penandatanganan kerjasama ini berlangsung menjelang dilaksanakan “Rapat Kerja Percepatan Penyaluran ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Strategi Pemerintah Kembangkan AI Rampung Juli 2020
22 Februari 2020, 09:00:05

Strategi Pemerintah Kembangkan AI Rampung Juli 2020 Jakarta, Pemerintah akan merampungkan Strategi Nasional Pengembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan pada Juli 2020. Strategi ini diinisiasi oleh Kementerian Riset & Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/ .....