go green
Recent Issues

Daftar 5 Anggota Dewan Pengawas KPK Pilihan Jokowi

Daftar 5 Anggota Dewan Pengawas KPK Pilihan Jokowi

22 Desember 2019, 09:00:05

Jakarta -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil lima tokoh untuk dilantik sebagai anggota Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta pada hari ini Jumat (20/12). Mereka yang datang juga telah mengonfirmasi bakal dilantik sebagai anggota Dewas KPK.

Para tokoh tersebut antara lain Artidjo Alkostar, Syamsuddin Haris, Albertina Ho, Harjono, dan Tumpak Hatorangan Panggabean. Mereka mendatangi Istana Negara dengan senyum semringah.

Artidjo Alkostar

Lahir di Situbondo, Jawa Timur pada Mei 1948. Pernah menjadi pengacara dalam Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta.

Artidjo menjadi hakim agung di Mahkamah Agung pada 2000 lalu. Selama hampir 20 tahun bertugas, Artidjo menangani sekitar 19.708 perkara, termasuk kasus-kasus korupsi.

Artidjo merupakan hakim yang tenar lantaran garang terhadap terdakwa kasus korupsi yang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Ia kerap memperberat hukuman terdakwa korupsi, mulai dari politisi, birokrat, hingga pengacara.

Syamsuddin Haris

Merupakan peneliti senior dalam Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Puluhan buku telah ditulisnya.

Lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat pada 9 Oktober 1957. Syamsuddin ingin membantu pemerintah menegakkan pemerintahan yang bersih melalui Dewan Pengawas KPK.

"Kita ingin menegakkan pemerintah yang bersihd dengan memperkuat KPK. Bagaimana pun tanpa pemerintahan yang bersih, kita tidak bisa meningkatkan daya saing," ucap Syamsuddin di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12).

Albertina Ho

Seorang hakim wanita yang dikenal publik usai memberi vonis kepada mafia pajak Gayus Tambunan pada 2011 lalu. Kala itu, Dia memvonis Gayus tujuh tahun penjara.

Albertina telah lama berkarir di dunia peradilan. Sebelum ditunjuk menjadi anggota Dewan Pengawas KPK oleh Jokowi, dia menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Harjono

Adalah Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). Pernah juga menjabat sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.

Harjono lahir di Nganjuk, Jawa Timur pada 31 Mareti 1948. Dia tetap suka mengkritik urusan peradilan di Indonesia meski telah pensiun.

Tumpak Hatorangan

Tumpak Hatorangan Panggabean adalah mantan Ketua KPK periode 2003-2007. Kala itu, dia menggantikan Antasari Azhar yang harus nonaktif dari jabatannya dalam kasus pembunuhan.

Lahir di Sanggau, Kalimantan Barat, pada 29 Juli 1943. Tumpak mengawali karir bidang hukum di Kejaksaan.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Dinas PUPR Pacitan Mengadakan Kerjasama Pelatihan Universitas Narotama dan Dinas PUPR Pacitan Mengadakan Kerjasama Pelatihan

17 Februari 2020, 03:23:11

Universitas Narotama (UN) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten Pacitan mengadakan kerjasama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Kerjasama tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding / MoU). MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Kepala Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Dilema Guru di Kalijaya, Antara Kelas dan Sawah
17 Februari 2020, 09:00:00

Dilema Guru di Kalijaya, Antara Kelas dan Sawah Jakarta -- Tatapannya lemah. Wajahnya tampak lelah. Raut mukanya tak berseri saat ditemui CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu. Dia adalah Wardi, seorang Kepala Sekolah SDN 1 Kalijaya, Ciamis, Jawa Barat. Sudah setahun .....