go green
Recent Issues

Kecelakaan Bus Sriwijaya, Polisi Duga Ada Pelanggaran KIR

Kecelakaan Bus Sriwijaya, Polisi Duga Ada Pelanggaran KIR

16 Januari 2020, 09:00:00

Palembang -- Polda Sumatera Selatan menduga ada pelanggaran dalam penerbitan KIR pada Bus Sriwijya Ekspress yang kecelakaan di Liku Lematang Indah, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan pada Senin 24 Desember 2019 lalu. Meski begitu Polisi belum menetapkan satu orang pun tersangka dalam insiden yang menewaskan 35 orang tersebut.

Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel Komisaris Besar Juni mengatakan, penyidik memperdalam penyelidikan terhadap adanya kemungkinan pelanggaran dalam penerbitan KIR bus tersebut.

"Sebenarnya izin KIR masih berlaku, namun akan didalami apakah penerbitan KIR tersebut sudah sesuai dengan prosedur atau tidak. Intinya, kami masih mencari siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam kejadian ini," kata Juni, Selasa (14/1).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Juni mengungkapkan, terdapat kesalahan manusia dan ada komponen dalam bus yang bekerja tidak optimal menjadi penyebab kecelakaan tersebut.

Juni menjelaskan, sopir Bus Sriwijaya Ekspress, Fery diduga mengalami kelelahan saat berkendara. Fery merupakan sopir pengganti yang tidak terbiasa dengan trayek Bengkulu-Palembang. Biasanya, Fery mengendarai bus trayek Bengkulu-Jakarta. Sebelum bus masuk jurang, bus tersebut mengalami dua kali kecelakaan.

"Menang dua sudah beberapa kali lewat jalur ini, tapi pada perjalanan saat kejadian, bukan giliran dia mengemudi sebenarnya. Dia hanya sopir pengganti," ujar Juni.

Pihaknya pun menemukan fakta bahwa SIM milik Fery yang sudah mati dan belum diperpanjang. Berdasarkan penyelidikan, Fery berpotensi ditetapkan sebagai tersangka. Namun Feri menjadi salah satu dari 35 korban tewas dalam insiden tersebut.

Selain itu, penyidik pun menemukan bahwa rem bus bekerja tidak optimal alias blong. Terdapat kerusakan pada sistem rem yang sudah diketahui perusahaan sebelum bus berangkat. Namun meski mengetahui ada kerusakan tersebut, bus tetap dikendarai.

"Kita sudah memperdalam penyelidikan ke pihak perusahaan dan ke pihak lain terkait dugaan adanya pelanggaran pada penerbitan KIR," ujar dia.

Sebelumnya, bus Sriwijaya Ekspress jurusan Bengkulu-Palembang mengalami kecelakaan dengan masuk ke dalam jurang Sungai Lematang di Liku Lematang Indah, Desa Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, Senin (24/12) malam.

Polisi menduga sopir mengemudi dalam keadaan mengantuk, kendaraan yang tidak laik operasi, serta kelebihan penumpang yang menyebabkan peristiwa tersebut. Sebanyak 35 korban tewas dan 13 orang mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Siswa SMKN 1 Dlangu Mojokerto Kunjungan Industri Ke Universitas Narotama Siswa SMKN 1 Dlangu Mojokerto Kunjungan Industri Ke Universitas Narotama

26 Februari 2020, 07:53:00

Rombongan siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Dlangu Mojokerto mengadakan Kunjungan Industri ke kampus Universitas Narotama pada Rabu, 26 Februari 2020. Kedatangan rombongan 68 siswa dan 10 guru pembimbing SMKN 1 Dlangu ini disambut langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Aryo Nugroho, ST, S.Kom, MT bertempat di Conference Hall Universitas Narotama. Kunjungan tersebut dimanfaatkan oleh para ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona
26 Februari 2020, 09:00:03

Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona Jakarta -- Pemerintah Korea Selatan melaporkan tiga kematian terbaru karena infeksi virus corona. Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Korea Selatan (KCDC) mengonfimasi hingga saat ini korban meninggal mencapai sepuluh orang. Satu .....

Ponsel Gaming Menjamur, Antara Gimmick atau Realita
26 Februari 2020, 09:00:11

Ponsel Gaming Menjamur, Antara Gimmick atau Realita Jakarta, Menjamurnya tren mobile gaming membuat vendor ponsel berlomba-lomba menghadirkan ponsel gaming. Entah ponsel-ponsel itu menggunakan chipset khusus gaming atau sekadar mode gaming. Timbul pertanyaan apakah fitur dan spesifikasi khusus gaming .....