go green
Recent Issues

Bahlil Klaim Investasi Baterai Listrik Tesla Segera Masuk RI

Bahlil Klaim Investasi Baterai Listrik Tesla Segera Masuk RI

28 Januari 2021, 09:00:00

Jakarta -- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim Tesla Inc, produsen mobil listrik besutan Elon Musk, akan segera menandatangani kontrak investasi di Indonesia. Hal itu akan menambah investasi di Tanah Air pada 2021.

Bahlil mengatakan investasi Tesla Inc juga akan memperpanjang daftar perusahaan di sektor mobil listrik yang berinvestasi di Indonesia. Namun, Bahlil tidak menyebut pasti kapan Tesla Inc akan meneken kontrak investasi tersebut.

Selain Tesla Inc, Bahlil menyebut Badische Anilin-und Soda-Fabrik (BASF) juga akan menandatangani investasi di Indonesia. Hanya saja, ia kembali belum memastikan kapan perusahaan tersebut akan resmi memarkirkan dananya di dalam negeri.

"Sebentar lagi, BASF sama Tesla (tanda tangan terkait investasi)," tutur Bahlil dalam Konferensi Pers Virtual Realisasi Investasi Kuartal IV 2020, Senin (25/1).

Sementara itu, Bahlil menyebut CATL berinvestasi sebesar US$5,2 miliar. Sedangkan, LG Energy Solution Ltd menanamkan investasi sebesar US$9,8 miliar.

"Dua poin ini, optimis dalam 2021 memperbaiki persepsi global dengan berbagai investasi-investasi besar yang masuk ke Indonesia. Misalnya, CATL sudah tanda tangan US$5,2 miliar dan LG US$9,8 miliar," jelas Bahlil.

Bahlil menyatakan jika empat perusahaan tersebut benar-benar merealisasikan investasinya, maka dampaknya akan positif untuk industri energi baru terbarukan di Indonesia. Hal ini khususnya untuk pengembangan mobil listrik di dalam negeri.

Bahlil mengaku mendapatkan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar realisasi investasi tahun ini tembus Rp900 triliun. Itu berarti, investasi harus naik 8,95 persen dari realisasi 2020 yang sebesar Rp826 triliun.

Target investasi Jokowi itu lebih tinggi dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang hanya sebesar Rp856 triliun.

"Saya akan coba formulasikan itu (target Presiden dan Bappenas) dengan langkah-langkah konkret dan terukur," terang Bahlil.

Sebagai informasi, BKPM mencatat realisasi investasi tahun lalu sebesar Rp826,3 triliun. Realisasi itu mencapai 101,1 persen dari target investasi tahun ini yang sebesar Rp817,2 triliun.

Jumlah investasi pada periode Januari-Desember 2020 naik 2,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp809,6 triliun.

Jika dirinci, investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp413,5 triliun atau 50,1 persen dari total investasi, sedangkan dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp412,8 triliun atau 49,9 persen dari total investasi.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
ADRI Bekerjasama IABIE Adakan Webinar Nasional WeID#27 ADRI Bekerjasama IABIE Adakan Webinar Nasional WeID#27

27 Februari 2021, 11:06:46

Perkumpulan Ahli & Dosen Republik Indonesia (ADRI) dan Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) mengadakan “Webinar Nasional Weekend Indonesia Dialog (WeID#27)” pada Jumat, 26 Februari 2021 pukul 20.00 WIB. Webinar dengan tema "Indonesia Sedang Dikepung Bencana" ini menghadirkan keynote speaker Dr. Achmad Fathoni Rodli, M.Pd (President ADRI / Rektor UMAHA Sidoarjo). Lebih dari 126 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan menggunakan aplikasi ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

3 Alasan Tak Lolos Pendaftaran Kartu Prakerja 2021
28 Februari 2021, 09:00:00

3 Alasan Tak Lolos Pendaftaran Kartu Prakerja 2021 Jakarta -- Pemerintah resmi membuka pendaftaran peserta Program Kartu Prakerja 2021. Pembukaan pendaftaran yang masuk gelombang 12 ini langsung dilakukan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Program dibuka dengan kuota untuk 600 .....