go green
Recent Issues

Empat Korporasi dan 175 Orang Jadi Tersangka Karhutla

Empat Korporasi dan 175 Orang Jadi Tersangka Karhutla

13 September 2019, 09:00:02

Jakarta -- Kepolisian RI (Polri) menyebut hingga September 2019 setidaknya ada 175 tersangka perorangan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu tersangka korporasi juga dinyatakan bertambah menjadi empat korporasi.

Kebakaran hutan secara meluas terjadi di sejumlah wilayah. Bertepatan dengan kemarau panjang, kebakaran hutan terjadi di wilayah Riau, Sumatra Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalbar, dan Kalimantan Timur.

Sebelumnya ada tiga korporasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni PT SSS oleh Polda Riau, PT Palmindo Gemilang Kencana oleh Polda Kalimantan Tengah, dan PT SAP oleh Polda Kalimantan Barat.

"Tersangka korporasi kini (bertambah jadi) empat," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/9).

Dedi menjelaskan satu korporasi yang baru ditetapkan sebagai tersangka itu adalah PT Sepanjang Inti Surya Utama (PT SISU). Perusahaan itu ditetapkan tersangka oleh Polda Kalimantan Barat.

Dedi menjelaskan korporasi-korporasi menjadi tersangka karhutla karena tidak bertanggung jawab atas hak penguasaan lahan yang sudah diberikan. Dedi menyebut perusahaan bisa dipidanakan karena ada unsur kelalaian. Ia pun mengatakan korporasi juga bisa dikenakan sanksi administrasi.

"Diberikan tanggung jawab penguasaan lahan sekian ratus hektare tapi lahan tersebut tidak dikelola dengan baik. Tidak diawasi dengan baik. Tidak dilakukan lengkah-langkah pencegahan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dengan baik," jelas Dedi.

Selain itu Dedi mengatakan dari total 175 tersangka yang ditetapkan terdapat 21 kasus yang telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Diberitakan sebelumnya, kabut asap diketahui masih menyelimuti sejumlah daerah. Puluhan siswa SD Negeri 153 Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru Riau, terserang infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA karena asap yang semakin pekat.

Guru SD Negeri 153, Roza, Selasa (10/9) mengatakan, karena banyak siswa yang terserang ISPA, ruang unit kesehatan sekolah (UKS) penuh. "Ruang UKS kita sampai penuh. Ada sekitar 20 anak. Itu merata dari kelas tinggi sampai rendah," kata Roza seperti dilansir dari Antara.

Asap turut memperpendek jarang pandang di kota tersebut. "Sempat turun ke 800 meter pada pukul 08.00 WIB," kata Staf Analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami.

Di Sumatra Selatan, sejumlah wilayah di Sumatra Selatan juga dirundung kabut asap tebal tak berkesudahan. Kondisi ini terjadi usai 13 hari Sumsel tak diguyur hujan.

Beberapa titik panas kabut asap di Palembang terjadi di 6 kecamatan di Ogan Komering Ilir yakni Air Sugihan, Pampangan, Tulung Selapan, Pedamaran, Cengal, dan Pematang Panggang. Serta titik api dari Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
UNNAR Menggelar Wisuda Sarjana Ke 49-50 dan Magister Ke 37-38 Secara Daring UNNAR Menggelar Wisuda Sarjana Ke 49-50 dan Magister Ke 37-38 Secara Daring

26 Oktober 2020, 11:28:14

Universitas Narotama (UNNAR) menggelar Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 bagi mahasiswa yang lulus pada Semester Gasal TA 2019-2020 dan Semester Genap TA 2019-2020 dalam Rapat Terbuka UNNAR yang berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.30 WIB – selesai bertempat di H.R. Djoko Soemadijo Hall Lt.III UNNAR, Jl. Arief Rachman Hakim 51 Sukolilo, Surabaya. Kondisi pandemi Covid-19 ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

RI Mulai Cari Alien dan Tempat Layak Huni di Luar Bumi 2021
27 Oktober 2020, 09:00:57

RI Mulai Cari Alien dan Tempat Layak Huni di Luar Bumi 2021 Jakarta,Jakarta, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) mengatakan akan melakukan penelitian untuk mendeteksi dan karakterisasi planet di luar tata surya, atau exoplanet pada 2021. Peneliti LAPAN, Rhorom Priyatikanto mengatakan penelitian itu .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....