go green
Recent Issues

BNN Ringkus Dua Warga Malaysia Penyelundup Sabu 6 Kg

BNN Ringkus Dua Warga Malaysia Penyelundup Sabu 6 Kg

13 Juli 2019, 09:00:00

Medan -- Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus lima tersangka penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 6 Kilogram di Perairan Selat Malaka. Dua orang tersangka di antaranya merupakan warga negara Malaysia.

Kelima tersangka yakni dua warga Malaysia masing-masing YBL (55) dan OCP (56) selaku penjual dan tiga orang warga Medan selaku pemesan masing-masing berinisial SR, AV dan istrinya RS. Sementara satu tersangka lainnya berinisial P masih buron.

"Ini pertama kalinya kami menggagalkan penyelundupan di tengah laut. Biasanya yang kami tangkap, sudah di pinggir perairan," kata Kepala BNN Sumatera Utara Atrial pada Selasa (9/7).

Ia menjelaskan penangkapan berawal dari informasi yang diperoleh petugas mengenai adanya transaksi narkoba di tengah laut perairan utara Gesong Siguragura, Kabupaten Serdangbedagai pada 1 Juli tengah malam.

"Petugas lalu berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk melakukan penangkapan ini. Petugas lantas melakukan penyelidikan dan meminjam kapal dari Bea Cukai," jelasnya.

Di lokasi, petugas BNN menangkap YBL dan OCP. Saat itu tersangka membawa narkotika menggunakan kapal. Sabu itu rencananya akan ditransaksikan di tengah laut atau transaksi kapal ke kapal, modus yang selama ini banyak dipakai oleh penyelundup narkotik jaringan internasional.

"Sabu-sabu tersebut dibawa kedua pelaku dari Pantai Kuala Kurau Perak Malaysia atas perintah seseorang yang belum diketahui identitasnya," terangnya.

Petugas BNN kemudian melakukan pengembangan untuk mencari pemesan barang haram itu. Ternyata, pemesannya adalah tiga orang warga Medan. Petugas kemudian melakukan control delivery agar bisa menangkap pemesan tersebut.

"Kemudian petugas berhasil meringkus AV sebagai penerima barang di satu penginapan di Jalan Sei Tuan, Medan, Jumat (5/7) kemarin. Saat ditangkap, AV mengaku diperintah SR untuk mengambil sabu tersebut dengan imbalan Rp1 juta per bungkus," rincinya.

Narkotika itu sendiri dibungkus dalam enam paket. Tak lama, RS istri dari AV datang ke penginapan itu. Wanita itu pun dicokok petugas karena diduga bermufakat dalam kasus ini.

Namun, RS mengaku disuruh SR datang ke penginapan itu.

"Dari pasangan suami istri tersebut, petugas melakukan pengembangan. Tak lama setelah penangkapan suami-istri itu, petugas meringkus SR di lobi Hotel Danau Toba, Sabtu (6/7). Dari hasil interogasi sementara, SR mengaku barang tersebut merupakan milik P yang kini masih diburu petugas," bebernya.

Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain sertifikat tanah, buku tabungan, emas perhiasan, kartu kredit dan barang bukti lainnya.

"Atas temuan barang bukti lain ini, kami akan dalami apakah ada tindak pidana pencucian uang dalam kasus ini atau tidak. Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 (2) Pasal 112 (2), Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman maksimal hukuman mati," pungkasnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan

15 Agustus 2019, 02:42:08

Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Belajar Mikrotik yang menyediakan sarana praktek berupa perangkat Mikrotik menyelenggarakan lokakarya "Network Management" di laboratorium FIK, Rabu (14/8/2019). Kegiatan ini dengan instruktur Benediktus Anindito, S.Kom, M.MT (dosen FIK bidang keahlian jaringan komputer) yang didukung pula oleh Axelbit dan Kelompok Linux Arek Surabaya (KLAS). Lokakarya ini digelar sekaligus sebagai tindak lanjut dari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin
18 Agustus 2019, 09:00:56

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin Jakarta -- Bank Indonesia (BI) resmi memberlakukan standar pembayaran menggunakan kode unik dari bank sentral nasional bertajuk QR CodeIndonesia Standard (QRIS) mulai Sabtu (17/8) ini. Standar QR ini memungkinkan pembayaran .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....