go green
Recent Issues

Instagram Ungkap Alasan Rencana Sembunyikan Jumlah Like

Instagram Ungkap Alasan Rencana Sembunyikan Jumlah Like

23 Mei 2019, 09:00:00

Client Partner Facebook & Instagram Indonesia Aldo Rambi membeberkan alasan untuk menyembunyikan jumlah `like` yakni agar pengguna lebih fokus membuat konten foto dan video yang lebih kreatif.
"Kenapa kita mau membuat seperti itu, sebenernya kami mau mengetes untuk membuat user kita lebih fokus ke hal yang lebih kreatif untuk membuat video dan konten yang lebih bermakna," kata Aldo kepada awak media di Ruang Komunal Facebook, Jakarta, Selasa (14/5).

Lebih lanjut kata Aldo, saat ini fitur sembunyikan `Like` hanya dilakukan uji coba di Kanada. Alasannya karena ada 24 juta pengguna Instagram di Kanada sehingga dianggap lebih `cocok` untuk proses uji coba.
"Kami tes sekarang ada di Kanada, hanya di Kanada ada 24 juta pengguna Instagram yang cukup tinggi dan kami merasa pas sekali [untuk uji coba fitur]," tuturnya.

Ditanya soal kapan fitur sembunyikan `Like` hadir di Indonesia, Aldo enggan menyebutkan tanggal pasti. Dia beralasan pihaknya tengah menunggu hasil uji coba yang dilakukan di Kanada apakah fitur itu mendapatkan dampak yang baik dari pengguna.
"Saya belum bisa komentar respon user seperti apa tapi kami sedang melakukan uji coba di negara lain dan mudah-mudahan kalau insight dan impact yang kita lihat itu bagus, kita bisa tunggu perkembangannya seperti apa," pungkasnya.

Instagram tengah menguji coba fitur untuk menyembunyikan jumlah `like` pada satu unggahan. Anak perusahaan Facebook ini mengatakan uji coba menyembunyikan jumlah `like` dilakukan untuk menekan sikap kompetitif di antara penggunanya.
Kepala pimpinan Instagram Adam Mosseri mengatakan pihaknya akan fokus pada upaya menghindari perundungan dan sifat kompetitif dengan menempuh berbagai cara.
Menyikapi hal itu, salah satu caranya dengan menyembunyikan jumlah `like` pada unggahan dan fitur untuk membatasi interaksi dengan akun yang menebar kebencian.
Selain fitur menyembunyikan jumlah `like`, Instagram juga bersiap menambahkan fitur lain mulai dari stiker hingga kemampuan mendeteksi tulisan.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Teknik Gelar Workshop `International Higher Education and Research` Fakultas Teknik Gelar Workshop `International Higher Education and Research`

21 Agustus 2019, 07:45:57

Fakultas Teknik (FT) Universitas Narotama (UNNAR) menggelar Workshop `International Higher Education and Research` : Simposium Cendikia Kelas Dunia dengan menghadirkan narasumber yaitu Dr. Bambang Trigunarsyah Suhariadi, BSc, MT, Ph.D (RMIT University, Australia) dan Dr. Dani Harmanto, C.Eng, MTED, (University of Derby, UK), Rabu (21/8/2019) di Ruang Rapat Gedung D. Workshop ini dibuka oleh Dekan FT Dr. Ir. Koespiadi, MT dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

ITB, UGM dan IPB Raih Skor Tertinggi Klaster Kemenristekdikti
21 Agustus 2019, 09:00:00

ITB, UGM dan IPB Raih Skor Tertinggi Klaster Kemenristekdikti Jakarta -- Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) secara resmi mengeluarkan hasil klasterisasi perguruan tinggiterbaik di Indonesia tahun 2019. Hasil tersebut memperlihatkan Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada .....

Integrasi Instagram dan WhatsApp Merumitkan Kasus Facebook
21 Agustus 2019, 09:00:00

Integrasi Instagram dan WhatsApp Merumitkan Kasus Facebook

Rencana FacebookInc untuk mengintegrasikan Instagramdan WhatsAppdinilai dapat menghambat upaya untuk `memecah` raksasa media sosial tersebut. Ketua Komisi Perdagangan Federal Joseph Simons mengatakan hal tersebut kepada Financial Times, Senin (19/8). Simons mengatakan .....