go green
Recent Issues

Kesulitan Keuangan, Koran Tertua Malaysia Berhenti Terbit

Kesulitan Keuangan, Koran Tertua Malaysia Berhenti Terbit

20 Agustus 2019, 09:00:40

Surat kabar tertua di Malaysia, Utusan Melayu, dan salah satu media grupnya Harian Kosmo bakal berhenti terbit pada Rabu mendatang. Penyebabnya adalah mereka kesulitan keuangan dan utang yang menumpuk.

Informasi tersebut berdasarkan pemberitahuan salah satu anggota Serikat Pekerja Utusan Malaysia (NUJ) yang bersama teman-temannya melakukan unjuk rasa di depan Gedung Utusan Melayu di Kuala Lumpur, Senin (19/8).
Krisis perusahaan penerbitan surat kabar Utusan Melayu (M) Berhad karena menanggung beban utang sehingga menyebabkan staf perusahaan bekerja tanpa gaji hampir tiga bulan," katanya, seperti dilansir Antara.

Menurut sumber tersebut, Utusan beroperasi dalam keadaan rugi sejak dua tahun lalu dan berlarut-larut hingga hari ini dengan kegagalan membayar gaji pekerja termasuk melunasi pembayaran bekas staf yang mengajukan pensiun dini (VSS) pada November tahun lalu.

Mantan Pemimpin Redaksi Utusan Melayu, Tan Sri Johan Jaffaar, turut bersedih dengan berakhirnya penerbitan surat kabar setelah terbit selama 80 tahun.
"Surat kabar yang muncul 1939 dipimpin oleh Pak Rahim Kajai dan Yusof Ishak yang kemudian menjadi Presiden Singapura pertama. Kesedihan menyelubungi saya," ujarnya dalam Grup WhatsApp Forum Wartawan RI-Malaysia. Utusan Melayu memiliki afiliasi politik dengan Partai UMNO, salah satu partai yang tergabung dalam Barisan Nasional. Saat ini mereka menjadi oposisi pemerintah Malaysia yang saat ini dipegang oleh koalisi Pakatan Harapan.
Pengoperasian media tersebut akan diteruskan hanya dengan menggunakan platform digital saja. Lebih kurang 100 orang staf Utusan Melayu melakukan unjuk rasa damai mulai pukul 13.30 di luar gedung perusahaan untuk menuntut gaji yang tertunggak sejak tiga bulan lalu.

Sementara itu terkait penutupan Utusan Melayu dan Kosmo, Serikat Pekerja dari The New Strait Times Press (NUJ NSTP) Malaysia bakal melakukan aksi penggalangan dana.
Dalam pesan WhatsApp yang beredar NUJ NSTP mengatakan situasi getir melanda rekan sekerja kita di Utusan Malaysia dan Kosmo. Sehubungan hal tersebut NUJ NSTP membuka sumbangan berbentuk uang tunai dan barang keperluan seperti beras, minyak, gula, pampers dan susu pada Jumat (23/8) mendatang pada pukul 10.00 hingga 16.00 waktu setempat di Driveway Balai Berita media setempat.





Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

MK Tolak Partai Lokal Papua Jadi Peserta Pemilu
29 Oktober 2020, 09:00:00

MK Tolak Partai Lokal Papua Jadi Peserta Pemilu Jakarta -- Mahkamah Konstitusi menolak permohonan pengujian Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua yang menyoal partai politik lokal Papua menjadi peserta pemilihan umum (pemilu). Hakim konstitusi Arief Hidayat .....

Kebanyakan Ambil Batu Besar Asteroid Bennu, Wahana NASA Bocor
29 Oktober 2020, 09:00:00

Kebanyakan Ambil Batu Besar Asteroid Bennu, Wahana NASA Bocor Jakarta,Jakarta, Wahana antariksa NASA, Osiris-Rex mengalami kebocoran saat mengambil sampel di asteroid Bennu yang berjarak sekitar 320 juta kilometer dari Bumi. Kebocoran ini terjadi karena Osiris-Rex melalui Touch-And-Go Sample Acquisition Mechanism .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....