go green
Recent Issues

Kerumunan Rizieq di Bogor Diperiksa Tim Gabungan Polri

Kerumunan Rizieq di Bogor Diperiksa Tim Gabungan Polri

19 November 2020, 09:00:55

Jakarta -- Mabes Polri menjelaskan alasan pemanggilan sejumlah pihak untuk dimintai klarifikasinya dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan yang dihadiri Pimpinan FPI, Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu di Gedung Bareskrim Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan alasan penyelidikan itu sebab dilakukan oleh tim gabungan.

"Yang memeriksa tim gabungan Bareskrim, PMJ (Polda Metro Jaya) dan Polda Jabar yang tangani kasus tersebut," kata Awi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (18/11).

Lihat juga: RK Siap Beri Keterangan ke Bareskrim soal Kerumunan Rizieq
Awi menerangkan setidaknya ada 10 orang yang akan dimintai keterangan terkait peristiwa itu pada Jumat (20/11), salah satunya adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Selain Ridwan, Awi menerangkan pemeriksaan akan dilakukan terhadap Kepala Desa Sukagalih Megamendung Alwasyah Sudarman, Ketua RW 3 Megamendung Agus, dan Camat Megamendung Endi Rismawan.

Kemudian Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor A Agus Ridallah, Panitia FPI Habib Muchsin Al-atas, Kepala Desa Kuta Megamendung Kusnadi, Ketua RT 1 Megamendung Marno, Bupati Bogor Ade Yasin, Sekretaris Daerah Bogor Burhanudin, serta Bhabinkamtibmas Megamendung Aiptu Dadang Sugiana.

Khusus untuk pemeriksaan Ade Yasin akan dijadwalkan ulang mengingat status yang bersangkutan positif virus corona (Covid-19).

Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol CH Patoppoi menjelaskan semua pihak dipanggil untuk diperiksa di Polda Jabar, sementara khusus Ridwan Kamil diperiksa di Bareskrim Polri.

"Waktunya sama, hari Jumat 20 November 2020," katanya.

Lihat juga: Ridwan Kamil Diperiksa Bareskrim Jumat soal Kerumunan Rizieq
Sebagai informasi, Polisi juga tengah mengusut dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Dalam hal ini polisi telah meminta klarifikasi sejumlah pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Beda halnya dengan Ridwan Kamil, Anies telah diperiksa oleh penyidik di Polda Metro Jaya pada Selasa (17/11). Dia didalami oleh penyidik sebanyak 33 pertanyaan selama kurang lebih 10 jam.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa S2 Teknik Sipil Universitas Narotama Sebagai Penata Teknik Perbaikan Jalan Raya Nasional PPK 4.5 Mahasiswa S2 Teknik Sipil Universitas Narotama Sebagai Penata Teknik Perbaikan Jalan Raya Nasional PPK 4.5

15 Januari 2021, 12:43:55

Andrias Eko Adi Sutrisno, mahasiswa S2 Teknik Sipil – Fakultas Teknik Univesitas Narotama mendapat kepercayaan sebagai pengawas pelaksanaan pekerjaan jalan dari PPK 4.5 Balai Besar pelaksanaan pekerjaan jalan raya nasional Jawa Timur – Bali. Pekerjaan perbaikan jalan raya Pantura yang dimulai bulan Januari-April 2021 atau selama 4 bulan. “Pekerjaan dimulai dari perbaikan struktur tanah, rabat dan rigid. Dimulai dari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Dua Hari PPKM, 163 Perkantoran di Jakarta Ditutup Sementara
16 Januari 2021, 09:00:00

Dua Hari PPKM, 163 Perkantoran di Jakarta Ditutup Sementara Jakarta -- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta melakukan penutupan sementara terhadap 163 perkantoran selama dua hari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak Senin (11/1) lalu. Penutupan sementara itu .....

Menimbang Untung Rugi Investasi Saham
16 Januari 2021, 09:00:00

Menimbang Untung Rugi Investasi Saham Jakarta -- Investasi saham sedang menjadi primadona saat ini. Aksi pamer portofolio ala Raffi Ahmad, Ari Lasso, hingga Kaesang Pangarep membuat publik penasaran terhadap keuntungan yang bisa diraih dengan berinvestasi .....

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional
10 Januari 2021, 09:00:02

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim siap melaksanakan Asesmen Nasional (AN). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan pihaknya telah melakukan simulasi skala besar. "139 ribu [sekolah] ini .....