go green
Recent Issues

Intip Bisnis Ramadhan dengan Modal Rp 3 Juta

Intip Bisnis Ramadhan dengan Modal Rp 3 Juta

06 Mei 2021, 09:00:01

Jakarta - Ramadhan menjadi bulan yang ditunggu tak hanya oleh umat islam karena biasanya perputaran ekonomi akan mengalir derasnya. Selain ibadah, kegiatan ekonomi kala Ramadhan memang menjanjikan. Berikut ragam bisnis yang bisa dijalani saat Ramadhan dengan modal Rp 3 juta.

Pertama, paket bahan kue lebaran. Konsultan Marketing dari Tim Positive Plus Consulting Dinar Sudianto mengatakan banyak masyarakat yang berjualan kue kering selama Ramadan. Biasanya, kue itu dinikmati jelang lebaran Hari Raya Idul Fitri.

Untuk memanfaatkan momentum tersebut, masyarakat bisa berjualan paket bahan-bahan membuat kue. Misalnya, satu paket berisi terigu, gula, dan bahan kebutuhan kue lainnya.

"Kalau jualan kue lebaran kan mainstream. Jadi bisa dengan paket dan bahan-bahan kue lebaran. Misalnya tepung 1kg, gula 1kg, loyang. Semua disiapkan," ucap Dinar kepada mengutip CNNIndonesia.com, Senin (3/5/2021).

Menurutnya, modal untuk berbisnis paket bahan makanan kue lebaran maksimal Rp 1 juta. Disarankan olehnya, agar masyarakat menjualnya dengan skema pre-order.

Cara menyiasatinya adalah beli beberapa bahan kemudian foto dan video. Pasarkan secara daring sehingga bisa menekan biaya.

Kedua, amplop salam tempel. Momen lebaran biasanya dimanfaatkan untuk bagi-bagi angpau. "Ini bisa jadi peluang bisnis. Berjualan amplop dengan desain khusus dan ada ucapannya," kata Dinar.

Dia mencontohkan masyarakat bisa berjualan paket angpao berisi 30 lembar. Nantinya, amplop itu bisa dirancang oleh konsumen sendiri. "Misalnya tulisan Dinar Sudianto lalu ada foto keluarga," imbuh dia.

Menurut dia, masyarakat hanya perlu modal kertas dan printer. Lalu, untuk desain bisa dibuat dengan aplikasi di laptop. "Ini hanya berapa puluh ribu atau ratus ribu untuk beli kertas, tinta. Keuntungan bisa lebih dari 100 persen karena kan hanya desain dan print (cetak)," jelas Dinar.

Ketiga, Takjil Buka Puasa. Konsultan Bisnis dan Waralaba DK Consulting Djoko Kurniawan mengatakan masyarakat bisa berjualan takjil atau makanan untuk buka puasa.

Ada banyak menu yang bisa dijual biasanya kolak hingga es. Bisnis kolak pisang untuk 30 porsi misalnya, hanya membutuhkan modal Rp 50 ribu. Modal itu digunakan untuk 1 sisir pisang raja sebesar Rp 15 ribu, ketela Rp15 ribu, kelapa Rp5 ribu , gula jawa Rp5 ribu, dan gelas 30 buah Rp15 ribu.

"Ini jualan tanpa gerobak dan hanya memanfaatkan sepeda motor pribadi atau jualan di garasi rumah," kata Djoko.

Jika satu porsi kolak pisang dijual sebesar Rp5 ribu. Maka, total pendapatan yang diraih sebesar Rp150 ribu. Sementara untuk modal es buah untuk 50 porsi diperkirakan sebesar Rp 105 ribu. Modal tersebut untuk membeli satu botol sirup sebesar Rp25 ribu, semangka Rp30 ribu, melon Rp30 ribu, dan nanas Rp20 ribu. Menurut Djoko, 1 porsi es buah bisa dijual seharga Rp5 ribu. Jika 50 porsi habis, maka pendapatan yang diraih Rp250 ribu.

"Keuntungannya Rp145 ribu," kata Djoko.

Terakhir, Reseller Kerudung. Ini adalah cara yang bisa dilakukan. Menurut Joko, masyarakat menjual produk dari pihak lain. Biasanya, reseller mengambil keuntungan Rp10 ribu-Rp20 ribu. Untuk menjadi reseller, masyarakat bisa membeli kerudung dari salah satu produsen.

"Ambil saja di produsen atau di Tanah Abang. Hanya jadi trader saja. Banyak barang murah yang ketika dijual bisa mahal karena mendekatkan diri dengan konsumen," ujar Djoko.

Menurut Djoko, masyarakat bisa menjual kerudung tersebut di dekat pabrik. Jadi, target pasarnya adalah buruk pabrik. "Di pabrik karena sibuk kerja. Orang-orangnya tidak sempat membeli kerudung ke pasar atau pusat perbelanjaan. Ketika melihat hijab dengan pabrik, mereka akan beli," katanya.

Diperkirakan olehnya, modal menjual kerudung kurang dari Rp 3 juta. Masyarakat hanya perlu membeli sebagian kerudung dan tidak perlu membayar sewa. "Jadi hit and run. Bisa tidak ada biaya sewa," imbuh Djoko.

Secara keseluruhan, masyarakat bisa memulai bisnis sambil belajar. Dengan memulai, maka masyarakat akan tahu apa masalahnya dan apa yang harus diperbaiki. "Yang penting serius dan harus masuk ke dalam bisnisnya A to Z," pungkas Djoko.

Sumber : cnbcindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

08 Juni 2021, 13:51:46

Sejak Rabu (2/6/2021), suasana Ruang Rapat Gedung D Universitas Narotama (UN) Surabaya selalu terlihat banyak orang beraktivitas. Mereka secara marathon sedang menyusun Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) untuk semua program studi (prodi) yang ada di lingkungan Universitas Narotama. Kegiatan yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM ini melibatkan berbagai unit ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Cara Cek Jangkauan Sinyal TV Digital di Rumah
12 Juni 2021, 09:00:00

Cara Cek Jangkauan Sinyal TV Digital di Rumah Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membeberkan cara untuk mengecek sinyal TV Digital di berbagai daerah menggunakan aplikasi bernama Sinyal TV Digital. Informasi ini ditujukan untuk menyambut Analog Switch .....

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah
11 Juni 2021, 09:00:04

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah Jakarta, -- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyerahkan kepada pemerintah daerah untuk mengatur siapa saja guru yang dapat mengajar pada pembelajaran tatap muka disekolah. Hal ini menyusul permintaan .....