go green
Recent Issues

BI Turunkan Proyeksi Laju Kredit Bank Jadi 5-7 Persen

BI Turunkan Proyeksi Laju Kredit Bank Jadi 5-7 Persen

22 Februari 2021, 09:00:00

Jakarta -- Bank Indonesia (BI) menurunkan proyeksi pertumbuhan kredit bank dari 7 persen sampai 9 persen menjadi 5 persen hingga 7 persen pada 2021. Alasannya, laju kredit masih terkontraksi 2,41 persen sampai Desember 2020.

"Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia merevisi proyeksi pertumbuhan kredit atau pembiayaan pada 2021," kata Gubernur BI Perry Warjiyo saat konferensi pers virtual, Kamis (18/2).

Menurut Perry, pertumbuhan kredit bank terkontraksi sepanjang tahun lalu karena permintaan menurun di tengah krisis ekonomi akibat pandemi virus corona (covid-19). Di sisi lain, bank tidak cepat menurunkan tingkat bunga kreditnya sejalan dengan penurunan bunga acuan dari bank sentral nasional.

"Penurunan suku bunga kredit masih cenderung terbatas, yaitu hanya sebesar 83 bps ke level 9,7 persen selama 2020," ujarnya.

Perry melihat penurunan suku bunga kredit berjalan lambat karena suku bunga dasar kredit (SBDK) masih tinggi. Tercatat, penurunan SBDK baru sekitar 75 bps menjadi 10,11 persen pada tahun lalu.

"Hal ini menyebabkan tingginya spread SBDK dengan suku bunga BI7DRR dan deposito 1 bulan masing-masing sebesar 6,36 persen dan 5,84 persen," jelasnya.

BI mencatat SBDK tertinggi ada di bank-bank BUMN, yakni mencapai 10,79 persen. Selanjutnya, SBDK tertinggi ada di Bank Pembangunan Daerah (BPD) 9,8 persen.

Baru diikuti bank swasta nasional 9,67 persen dan kantor cabang bank asing 6,17 persen. Sementara berdasarkan segmen kreditnya, SBDK tertinggi ada di segmen kredit mikro sebesar 13,75 persen.

Selanjutnya, SBDK kredit konsumsi non-KPR 10,85 persen, kredit konsumsi KPR 9,70 persen, kredit ritel 9,68 persen, dan kredit korporasi 9,18 persen.

"Bank Indonesia mengharapkan perbankan dapat mempercepat penurunan suku bunga kredit sebagai upaya bersama untuk mendorong kredit atau pembiayaan bagi dunia usaha dan pemulihan ekonomi nasional," ucapnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Selenggarakan Seminar Nasional dan Launching Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian Universitas Narotama Selenggarakan Seminar Nasional dan Launching Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian

14 April 2021, 15:12:11

Universitas Narotama (UN) Surabaya menyelenggarakan Seminar Nasional dan Launching Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian dengan tema “Konektivitas Pengabdian Melalui Digitalisasi Jurnal di Era Pandemi Covid-19 untuk Kemajuan Bangsa” yang dilaksanakan secara daring dengan `zoom meeting` pada Jumat, 9 April 2021 pukul 08:45 – Selesai (waktu Surabaya). Kegiatan yang diikuti lebih dari 190 peserta ini menghadirkan pembicara Prof. Dr. Okid Parama Astirin, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek
13 April 2021, 09:00:00

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek Jakarta -- Presiden Joko Widodo cuma butuh waktu 10 hari untuk mendapat restu DPR RI melebur Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Jokowi mengajukan penghapusan Kemenristek .....

Perusahaan China Tencent Buat Data Center Pertama di RI
14 April 2021, 09:00:00

Perusahaan China Tencent Buat Data Center Pertama di RI Jakarta -- Perusahaan teknologi asal China Tencent Holdings, melalui anak perusahaan Tencent Cloud, resmi meluncurkan Internet Data Center (IDC) pertama mereka di Indonesia. Senior Vice President Tencent Cloud International Poshu Yeung .....