go green
Recent Issues

Kasus Narkoba Pertama di 2021 di Aceh, 61 kg Sabu Disita

Kasus Narkoba Pertama di 2021 di Aceh, 61 kg Sabu Disita

09 Januari 2021, 09:00:00

Banda Aceh -- Personel Polda Aceh menggagalkan peredaran 61 kilogram sabu jaringan internasional yang masuk lewat perairan Pantai Timur Aceh.

Mereka berhasil menangkap enam orang pelaku, satu di antaranya ditembak karena alasan melawan petugas.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan, keenam tersangka ditangkap di dua lokasi terpisah, yaitu Lhoksukon, Aceh Utara dan Nurussalam, Aceh Timur.

Ini menjadi penangkapan perdana narkotika di awal tahun oleh Polda Aceh.

"Ini penangkapan besar pertama kita di awal tahun," kata Wahyu dalam jumpa pers di Mapolda Aceh, Rabu (6/1).

Keenam tersangka berinisial AS (27), NU (55), EF (28), ketiganya warga Aceh Utara serta FA (29) dan MH (25), warga Aceh Timur. Kelima tersangka ini dibekuk di depan terminal Lhoksukon, Aceh Utara.

Sementara satu tersangka lainnya berinisial RU (41), warga Aceh Timur ditangkap di lokasi kedua di Desa Buket Panjo, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur. Rata-rata tersangka merupakan nelayan yang dimanfaatkan untuk memasok sabu lewat laut.

"Mereka rata-rata nelayan, dimanfaatkan untuk memasok sabu melalui laut," sebut Wahyu.

Pengungkapan jaringan sabu internasional tersebut berawal dari informasi terkait adanya pengiriman narkoba via laut menuju daratan Kabupaten Aceh Utara.

Dari informasi tersebut, kata Wahyu, polisi melakukan penyelidikan. Lalu, tim gabungan melakukan penghadangan sebuah mobil yang diduga membawa sabu di depan terminal Lhoksukon.

Dari keterangan 5 tersangka tersebut, polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap 1 tersangka lainnya di Aceh Timur. Bersama tersangka, petugas juga mengamankan 46 kilogram sabu.

"Tersangka yang kita ditangkap di Aceh Timur terpaksa diberikan tindakan tegas karena dapat mengancam anggota di lapangan," jelasnya.

Selain mengamankan tersangka dan 61 kilogram sabu, petugas juga mengamankan satu pucuk senjata api laras pendek dan lima amunisi aktif, dua mobil dan telepon satelit.

"Sabu yang berasal dari luar negeri ini dibawa menggunakan perahu motor menuju daratan untuk didistribusikan sebagian ke luar Aceh dan dalam Aceh," ujarnya.

Kini keenam tersangka masih ditahan di Mapolda Aceh untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
LSP Universitas Narotama Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi 92 Peserta LSP Universitas Narotama Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi 92 Peserta

04 Maret 2021, 09:11:33

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas Narotama (UN) Surabaya telah melakukan Uji Sertifikasi Kompetensi kepada 92 peserta uji. Kegiatan dengan melibatkan 12 asesor kompetensi ini dilaksanakan selama empat hari (Rabu – Sabtu), 24-27 Februari 2021 tempat di Plaza Gedung E Universitas Narotama. Uji sertifikasi kompetensi ini untuk membantu mahasiswa Universitas Narotama dalam memperoleh salah satu surat keterangan pendamping ijasah (SKPI) ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Korsel Selidiki Dua Kematian Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca
04 Maret 2021, 09:00:00

Korsel Selidiki Dua Kematian Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca Jakarta -- Otoritas kesehatan Korea Selatan melakukan penyelidikan terhadap dua warganya yang meninggal beberapa hari setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca. Keduanya diketahui dalam kondisi sehat ketika menerima suntikan vaksin. .....