go green
Universitas Narotama Peduli

LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19


Ka.LPPM

Dr. Ir. Sri Wiwoho Mudjanarko ST., MT., IPM.
Direktur Kemahasiswaan

Andi Pontjo Wiyono, SH.,MH

Recent Issues

Rugi Industri Asuransi Jiwa Bengkak Jadi Rp8,64 Triliun

Rugi Industri Asuransi Jiwa Bengkak Jadi Rp8,64 Triliun

21 Februari 2020, 09:00:05

Jakarta -- Industri asuransi jiwa membukukan rugi sebesar Rp8,64 triliun per Desember 2019. Rugi ini membengkak dari tahun sebelumnya, yaitu Rp2,17 triliun.

Padahal, Statistik Asuransi yang disajikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hasil investasi industri asuransi jiwa mengilap hingga 229 persen, yakni dari Rp6,62 triliun per 2018 menjadi Rp21,85 triliun per 2019.

Pertumbuhan hasil investasi ditopang oleh strategi penempatan dana sebesar Rp147,68 triliun di keranjang saham atau naik 4,4 persen (year on year). Diikuti, surat berharga negara Rp74,24 triliun atau tumbuh 16,3 persen, dan obligasi Rp27,33 triliun atau naik 6,08 persen.

Sementara, portofolio reksa dana menciut dari Rp167,10 triliun pada 2018 lalu menjadi Rp166,07 triliun pada 2019. Kemudian, deposito juga melorot dari Rp35,70 triliun jadi Rp34,28 triliun. Secara total, jumlah investasi asuransi jiwa Rp488,18 triliun atawa meningkat 5,22 persen dibandingkan 2018 lalu.

Namun, pendapatan premi industri asuransi jiwa tercatat mandek, yaitu dari Rp186,04 triliun menjadi hanya Rp185,33 triliun. Sedangkan, beban klaim dan manfaat yang dibayarkan tumbuh 2,36 persen menjadi Rp145,94 triliun.

Dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo menuturkan industri asuransi masih positif dan memiliki daya tahan yang baik, dengan prospek cerah.

Hal ini, lanjut dia, didukung permodalan industri asuransi jiwa yang tercermin dalam risk based capital (RBC) sebesar 789,37 persen atau lebih tinggi dari ketentuan yang diatur, yakni 120 persen.

"Hal ini memperlihatkan industri asuransi masih tumbuh secara positif, di tengah upaya penyehatan dan proses hukum Asuransi Jiwasraya," imbuh Anto, Selasa (18/2).

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Galang Bantuan APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19 Universitas Narotama Galang Bantuan  APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19

27 Maret 2020, 12:43:35

Masih kurangnya perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas medis yang berada pada garda terdepan melawan virus COVID-19, sivitas akademika Universitas Narotama bergerak dengan memberikan bantuan paket uang dan APD yang akan didistribusikan ke beberapa wilayah di Indonesia. Donasi bantuan uang dapat ditranfer melalui Bank BNI No. Rek. 5420021981 a.n. LPPM Universitas Narotama. Bantuan APD ( kaca mata pelindung, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Karyawan Otomotif di Indonesia Mulai WFH Imbas Corona
31 Maret 2020, 09:00:17

Karyawan Otomotif di Indonesia Mulai WFH Imbas Corona JakartaSejumlah perusahaan otomotif di Indonesia mulai memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19). Salah satu perusahaan, Astra Daihatsu Motor (ADM), .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....