go green
Recent Issues

Erdogan Tak Terima Negara-negara Larang Turki Miliki Nuklir

Erdogan Tak Terima Negara-negara Larang Turki Miliki Nuklir

06 September 2019, 09:00:00

Presiden Turki TayyipErdogan mengatakan tidak bisa terima negara-negara bersenjata nuklir melarang Ankara memiliki nuklir.

Meski demikian, dia tidak mengatakan apakah Turki punya rencana untuk memiliki nuklir.
"Beberapa negara memiliki rudal dengan hulu ledak nuklir, bukan satu atau dua. Tapi (mereka memberi tahu kami), kami tidak bisa memilikinya. Ini, saya tidak bisa menerimanya," kata Erdogan kepada anggota Partai AK yang berkuasa di kota Sivas dikutip dari Reuters.
"Tidak ada negara maju di dunia yang tidak memilikinya," ucap dia. Faktanya, banyak negara maju tidak memiliki senjata nuklir.

Turki menandatangani Traktat Nonproliferasi Nuklir pada 1980, dan juga menandatangani Traktat Larangan Uji-Nuklir Komprehensif 1996, yang melarang semua peledakan nuklir untuk tujuan apa pun.

Erdogan pun menyinggung perlindungan yang diberikan kepada Israel. Dia mengisyaratkan Turki ingin mendapat perlakuan serupa.
"Adai Israel di dekat kami, bahkan hampir bertetangga. Mereka menakut-nakuti (bangsa lain) dengan memiliki ini. Tidak ada yang bisa menyentuh mereka."

Analis asing mengatakan Israel memiliki persenjataan nuklir yang cukup besar. Israel mempertahankan kebijakan ambiguitas seputar masalah nuklir, menolak untuk mengkonfirmasi terkait kekuatannya.

Dikutip AFP, pernyataan Erdogan ini muncul di tengah meningkatnya hubungan pertahanan antara Turki dan Rusia.
Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kecewa denganTurki yang tetap melanjutkan kontrak pembelian rudal pertahanan udaraS-400 buatan Rusia. Trump lantas memutuskan membatalkan proyek penjualan jet tempur F-35 kepada Turki. Namun Turki tak kehabisan akal. PemerintahTurki dilaporkan tengah berunding denganRusia untuk membahas kemungkinan membeli jet tempur silumanSukhoi Su-57 dan Su-35 setelah gagal membeli jet tempur mutakhir F-35 dari Amerika Serikat.





Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

23 Juta Pekerjaan Akan Tergantikan oleh Robot
31 Oktober 2020, 09:00:01

23 Juta Pekerjaan Akan Tergantikan oleh Robot Jakarta -- McKinsey Indonesia mengatakan sebanyak 23 juta pekerjaan akan tergantikan dengan otomatisasi. Kondisi ini menjadi tantangan bagi Indonesia ke depannya. Otomatisasi adalah penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....