go green
Recent Issues

Demo PT Garam, Warga Pamekasan Tutup Jalan dengan 5 Ton Garam

Demo PT Garam, Warga Pamekasan Tutup Jalan dengan 5 Ton Garam

15 Juli 2019, 09:00:00

Pamekasan -- Warga Desa Pandan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Madura, menggelar protes terhadap PT. Garam dengan cara memblokade jalan dengan menabur garam rakyat dan membakar ban bekas.

Saat demo berlangsung, sempat terjadi aksi saling dorong-mendorong antara polisi dan warga, karena dari pihak warga meminta untuk memaksa masuk.

Petani garam Achmad Syafii (43) mengaku berang dengan sikap PT. Garam yang kurang kooperatif terhadap warga yang merupakan petani garam. Menurutnya, ada kebijakan PT. Garam yang hanya menguntungkan pihak luar.

"Kami hanya ingin meminta warga Desa Pandan diperhatikan. Jangan sampai PT. Garam hanya memberi keuntungan terhadap orang luar," kata Achmad Syafii saat ditemui awak media, Jumat (12/7).

Pihak Direktur PT. Garam sendiri tak menemui warga, hanya petugasnya yang hadir. Namun, peserta demo enggan menyampaikan tuntutan karena dinilai sia-sia. Menurut warga, pimpinan mestinya hadir jika PT. Garam memang beriktikad baik.

"Kami tidak akan menyampaikan klarifikasi kecuali disampaikan langsung ke Bapak Direktur PT. Garam," kata Slamet, salah seorang orator aksi.

Dipandu polisi, peserta demo pun membubarkan diri.

Namun, mereka tak berhenti. Gagal menemui pimpinan PT. Garam, Syafii dan puluhan warga lainnya beranjak ke jalan menuju kantor tersebut. Mereka menaburkan sekitar 5 ton garam rakyat sambil membakar ban bekas. Jal itu sendiri merupakan satu-satunya jalur menuju dan dari lokasi PT. Garam. Posko warga yang sebelumnya berada di pinggir jalan pun dipindah ke tengah jalan.

Menurut Syafii, akses jalan yang sering dilewati tersebut tak pernah diperbaiki. Padahal, setiap hari jalan tersebut sering dilalui.

"Tidak akan kami buka sebelum tuntutan kami dipenuhi," ancamnya.

Tuntutan tersebut, kata Syafii, di antaranya meliputi, petani garam khusus petani garam di Desa Pandan diberi kebebasan dalam menyewa lahan, infrastruktur jalan diperbaiki, dan tidak terpengaruh terhadap okum pejabat publik dari luar.

Kepala Devisi Keamanan PT. Garam Sentot Wahyu Hidayat mengaku akan menempuh jalur hukum jika akses jalannya diblokade. Sebab, pihaknya sebagai perusahaan negara dilindungi regulasi aturan dalam melaksanakan tugas wewenang. "Akan kami tempuh jalur hukum," singkatnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan

15 Agustus 2019, 02:42:08

Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Belajar Mikrotik yang menyediakan sarana praktek berupa perangkat Mikrotik menyelenggarakan lokakarya "Network Management" di laboratorium FIK, Rabu (14/8/2019). Kegiatan ini dengan instruktur Benediktus Anindito, S.Kom, M.MT (dosen FIK bidang keahlian jaringan komputer) yang didukung pula oleh Axelbit dan Kelompok Linux Arek Surabaya (KLAS). Lokakarya ini digelar sekaligus sebagai tindak lanjut dari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin
18 Agustus 2019, 09:00:56

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin Jakarta -- Bank Indonesia (BI) resmi memberlakukan standar pembayaran menggunakan kode unik dari bank sentral nasional bertajuk QR CodeIndonesia Standard (QRIS) mulai Sabtu (17/8) ini. Standar QR ini memungkinkan pembayaran .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....