go green
Recent Issues

Vonis Angie Lukai Hati Rakyat

 Vonis Angie Lukai Hati Rakyat

11 Januari 2013, 09:44:15

BOGOR- Indonesia Corruption Watch (ICW) menyesalkan vonis empat tahun enam bulan penjara yang diberikan Hakim Tipikor kepada terpidana kasus suap pembahasan anggaran proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan Nasional, Angelina Sondakh. Vonis tersebut dinilai telah melukai hati rakyat Indonesia.

Koordinator ICW Danang Widoyoko mengatakan, vonis selama empat tahun enam bulan yang diberikan hakim terhadap Angie tidaklah maksimal.
“Seharusnya para koruptor dihukum maksimal agar membuat jera, Dikhawatirkan, nantinya koruptor divonis rendah terus,” kata Danang, Jumat (11/1/2012).

Kata Danang, sebaiknya KPK harus melakukan banding atas vonis Angie yang rendah tersebut. “Hukuman Angie tidak maksimal,“ katanya.

Hakim Tipikor, kemarin menjatuhkan hukuman empat tahun enam bulan penjara dan denda Rp250 juta subsider enam bulan kurungan kepada Angie. Hukuman ini sepertiga lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menuntut 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa juga meminta angie membayar uang pengganti senilai Rp32 miliar dan subsider dua tahun penjara.




(Endang Gunawan/Sindo TV/ugo)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pemprov Jatim dan Universitas Narotama Menjalin Kerjasama Pemprov Jatim dan Universitas Narotama Menjalin Kerjasama

21 Februari 2020, 08:02:09

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan Universitas Narotama menjalin kerjasama tentang pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan desa, serta pengembangan sumber daya manusia. Kerjasama tersebut dituangkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Rektor Universitas Narotama Sri Wiwoho Mudjanarko di Gedung Negara Grahadi, Jumat (21/2/2020). Penandatanganan kerjasama ini berlangsung menjelang dilaksanakan “Rapat Kerja Percepatan Penyaluran ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News