go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Perdagangan Orang di Bogor, Modus BO sampai Kawin Kontrak

Perdagangan Orang di Bogor, Modus BO sampai Kawin Kontrak

19 Februari 2020, 09:00:00

Jakarta -- Bareskrim Polri meringkus lima tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melakukan aksinya di Bogor, Jawa Barat. Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim mengungkap para tersangka melancarkan aksinya lewat modus booking out (BO) hingga kawin kontrak.

"Yang tujuannya adalah eksploitasi seksual," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jumat (14/2).

Argo mengatakan pengungkapan kasus itu bermula dari video yang diunggah di Youtube. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa di daerah Bogor, Jawa Barat ada sebuah lokasi seks halal.

Informasi itu, kata Argo, sudah sampai ke kalangan internasional sebab video itu juga menggunakan bahasa Inggris. Alhasil, lanjut Argo, orang dari berbagai negara bisa dengan mudah mengetahui ihwal informasi tersebut.

Dari informasi itu, Dittipidum Bareskrim membentuk tim dan meringkus lima tersangka: NN, OK, HS, DOR, dan AAA.

Dalam menjalankan aksinya, kata dia, para tersangka memiliki peran berbeda. Tersangka NN dan OK berperan sebagai penyedia perempuan yang akan di-booking out.

Kemudian tersangka HS berperan sebagai penyedia laki-laki yang merupakan warga negara asing. Lalu, tersangka DOR berperan untuk menyediakan transportasi dan mengantarkan para korban. Terakhir, tersangka AAA yang memesan dan membayar korbab untuk di-booking out.

Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan tarif yang ditawarkan oleh para tersangka beragam. Tarif booking out 1 hingga 3 jam tarifnya Rp500 ribu per orang. Sedangkan untuk kawin kontrak dengan durasi tiga hari, tarifnya Rp5 juta dan untuk tujuh hari tarifnya Rp10 juta.

"Itu hidup bersama, dinikahkan, kemudian setelah itu selesai, mereka kembali ke negaranya masing-masing," ucap Ferdy.

Disampaikan Ferdy, dari hasil penyelidikan tersangka NN dan OK diketahui sudah menyiapkan 20 perempuan yang akan dijual. Sedangkan tersangk HS sudah menyediakan lebih dari 20 pelanggan. Ia juga sudah 12 kali menjadi saksi nikah kawin kontrak sejak tahun 2015 hingga sekarang.

"Keuntungan yang diperoleh kedua mucikari tersebut adalah sebesar 40 persen dimana jika korban mendapatkan uang sebesar Rp1 juta maka muncikari mendapatkan Rp400 ribu ataupun muncikari mendapat keuntungan sebesar 20 persen per-orang dari penghasilan yang didapatkan oleh korban," tuturnya.

Atas perbuatannya, mereka berlima dijerat pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang no. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama

04 April 2020, 08:41:59

Universitas Narotama kembali melakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan kampus pada hari Rabu (1/4/2020). Bahkan untuk penyemprotan disinfektan yang kedua ini, Pemkot Surabaya turut membantu dengan mobil khusus penyemprot terutama area yang berada di luar ruang gedung. Penyemprotan disinfektan yang pertama dilakukan di lingkungan kampus Universitas Narotama pada hari Jumat (20/3/2020). Semua ruangan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Akui Ada Keterlambatan Pembangunan RS Galang
05 April 2020, 09:00:05

Jokowi Akui Ada Keterlambatan Pembangunan RS Galang Jakarta -- Presiden Joko Widodo menyebut ada keterlambatan penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19, di Pulau Galang, Kepulauan Riau, akibat faktor cuaca. "Ini maksimal Senin [seharusnya] sudah bisa dioperasikan. Memang .....

Tip Atur Uang Agar Tak Jebol di Tengah Work From Home
05 April 2020, 09:00:05

Tip Atur Uang Agar Tak Jebol di Tengah Work From Home Jakarta -- Sebagian orang mungkin mengeluh bosan dengan kebijakan bekerja dari rumah (work from home). Sebagian lain, justru bersorak gembira karena bisa menghemat biaya transportasi, biaya jajan, hingga biaya nongkrong-nongkrong. Maklum, .....

Kucing dan Anjing Bisa Tertular Covid-19 dari Manusia
02 April 2020, 09:00:01

Kucing dan Anjing Bisa Tertular Covid-19 dari Manusia JakartaPeneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan hewan bisa tertular virus corona SARS-CoV-2 dari manusia yang terkena penyakit Covid-19. Hal ini diungkap peneliti LIPI Sugiyono Saputra atas kasus penularan Covid-19 terhadap .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....