go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Penyaluran KUR 2019 Capai Rp139,5 Triliun

Penyaluran KUR 2019 Capai Rp139,5 Triliun

25 Januari 2020, 09:00:04

Jakarta -- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun lalu mencapai Rp139,5 triliun atau 99,6 persen dari target yang sebesar Rp140 triliun.

"Sebenarnya, kalau tidak kami rem, bisa melampaui," kata Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir dalam sosialisasi pedoman pelaksanaan KUR di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (21/1).

Sebab, apabila realisasi penyaluran KUR melampaui target, maka pemerintah tidak memiliki kewajiban membayar subsidi bunga kepada bank atau lembaga penyalur.

Meski demikian, ia menyebut ada beberapa bank dan lembaga penyalur KUR yang melampaui realisasi, yang diberikan toleransi dengan syarat kelebihannya tidak terlampau jauh.

"Karena anggaran masih cukup, kami masih setujui. Karena keputusan komite mengemukakan Rp140 triliun atau kecukupan anggaran. Kami sudah setujui ada beberapa bank karena lebihnya tidak banyak-banyak juga," katanya.

Pemerintah menurunkan suku bunga KUR dari 24 persen pada 2008 menjadi tujuh persen per tahun pada 2018.

Tahun 2020, pemerintah kembali menurunkan suku bunga KUR menjadi enam persen per tahun dengan plafon yang ditingkatkan dari Rp140 triliun menjadi sekitar Rp190 triliun.

Iskandar merinci realisasi KUR tahun lalu diserap oleh 4,71 juta debitur di seluruh Indonesia. Realisasi dan target KUR sejak 2016 terus meningkat.

Pada 2017, realisasinya mencapai Rp96,7 triliun dari target Rp110 triliun, menjadi Rp120,3 triliun pada 2018.

Dari sisi sektor yang dibiayai, KUR sektor perdagangan atau nonproduksi 2019 mulai menurun mencapai 48,5 persen dari 53 persen pada 2018, karena mulai berlakunya target realisasi KUR sektor produksi atau nonperdagangan sejak 2017.

Realisasi KUR sektor produksi hingga 31 Desember 2019 mencapai 51,5 persen. Itu pun masih bawah target sebesar 60 persen.

Kemenko Perekonomian merinci 10 besar penyaluran KUR menurut provinsi terbanyak dicapai Jawa Tengah mencapai Rp82,8 triliun. Disusul, Jawa Timur Rp78,6 triliun.

Kemudian, Jawa Barat dengan realisasi penyaluran KUR Rp59,7 triliun, Sumatera Selatan Rp27,3 triliun, Sumatera Utara Rp20,2 triliun, dan Bali realisasi KUR mencapai Rp17,7 triliun.

Provinsi lainnya, yakni DKI Jakarta sebesar Rp15,8 triliun, Lampung Rp13,9 triliun, Jambi Rp13,5 triliun, dan Sumatera Barat Rp11,5 triliun.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Bos Zoom Berusaha Merebut Kembali Kepercayaan Penggunanya
09 April 2020, 09:00:01

Bos Zoom Berusaha Merebut Kembali Kepercayaan Penggunanya JakartaJakarta, Pendiri dan CEO Zoom Eric Yuan mengakui aplikasi konferensi video Zoom memiliki masalah keamanan dan privasi. Menurutnya, perusahaan tengah mengupayakan untuk mengatasi hal tersebut. Yuan mengatakan perusahaan telah menghentikan proyek .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....