go green
Recent Issues

Hasil Autopsi, Cai Chang Pan Tewas Usai Jalan Nafas Tersumbat

Hasil Autopsi, Cai Chang Pan Tewas Usai Jalan Nafas Tersumbat

23 Oktober 2020, 09:00:01

Jakarta -- Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyatakan terpidana mati kasus narkoba asal China, Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan tewas karena bunuh diri dan bukan dibunuh.

Hal itu berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan terhadap jenazah Cai di RS Polri Kramat Jati.

"Sudah jelas dari hasil autopsi, sangat jelas di sini ditemukan pada leher terluka," kata Nana di Polda Metro Jaya, Senin (19/10).

Nana mengungkapkan dari hasil autopsi, ditemukan luka lecet tekan yang melingkar di leher dari kanan ke kiri. Selain itu, tidak ditemukan luka lain pada tubuh Cai.

Sedangkan hasil tes narkoba dan alkohol terhadap Cai, hasilnya adalah negatif.

"Jadi penyebab kematian akibat kekerasan tumpul pada leher yang menyumbat jalannya napas sehingga mengakibatkan mati lemas," tutur Nana.

Selain itu, kata Nana, berdasarkan hasil identifikasi terhadap jenazah, juga ditemukan ciri-ciri yang sesuai dengan Cai. Termasuk, tato yang ada di tubuh tersebut.

"Jadi bisa dipastikan yang menggantung benar-benar saudara Cai," ujarnya.

Saat ini, kata Nana, jenazah Cai masih berada di RS Polri Kramat Jati. Nantinya, jenazah Cai akan diserahkan ke pihak Lapas Klas 1 Tangerang untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.

Sebelumnya, Cai ditemukan tewas gantung diri di sekitar pabrik pembakaran ban di dalam Hutan Jasinga Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 10.30 WIB.

Nana menyebut Cai melakukan aksi bunuh diri lantaran sudah terdesak. Sebab, tim gabungan yang diterjunkan untuk mengejar Cai telah mengepung berbagai lokasi yang diperkirakan akan dituju oleh yang bersangkutan.

"Dia (Cai) merasa sudah mulai terdesak dengan adanya anggota kami, timsus gabungan yang terus mencari," kata Nana di Polda Metro Jaya, Senin (19/10).


Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

08 Juni 2021, 13:51:46

Sejak Rabu (2/6/2021), suasana Ruang Rapat Gedung D Universitas Narotama (UN) Surabaya selalu terlihat banyak orang beraktivitas. Mereka secara marathon sedang menyusun Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) untuk semua program studi (prodi) yang ada di lingkungan Universitas Narotama. Kegiatan yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM ini melibatkan berbagai unit ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas
14 Juni 2021, 09:00:00

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas Jakarta -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19, M. Praswad Nugraha berhadapan dengan Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait laporan dugaan pelanggaran etik. Praswad .....

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital
14 Juni 2021, 09:00:00

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan soal nasib stasiun televisi lokal saat pemerintah sepenuhnya mengalihkan seluruh siaran analog menjadi siaran digital atau Analog Switch Off (ASO). Juru bicara Kominfo .....

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah
11 Juni 2021, 09:00:04

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah Jakarta, -- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyerahkan kepada pemerintah daerah untuk mengatur siapa saja guru yang dapat mengajar pada pembelajaran tatap muka disekolah. Hal ini menyusul permintaan .....