go green
Recent Issues

Tips Aman Bertransaksi dengan Mobile dan Internet Banking

Tips Aman Bertransaksi dengan Mobile dan Internet Banking

26 Januari 2020, 09:00:13

Jakarta -- Aspek keamanan transaksi kembali menjadi sorotan usai kasus pembobolan rekening dan kartu kredit yang menimpa wartawan senior Ilham Bintang beberapa waktu terakhir.

Melalui akun Facebooknya, Ilham bercerita dirinya rugi ratusan juta karena pencurian kartu subsider identity module (SIM).

Kartu SIM Indosat miliknya diambil alih oleh orang tak dikenal. Pelaku mengaku sebagai dirinya dan meminta untuk mengganti kartu SIM di nomor 081680XXXXX.

Indosat kemudian meloloskan pelaku dalam proses verifikasi. Penukaran kartu berujung pada pembobolan rekeningnya di Commonweath Bank dan kartu kredit BNI-nya.

Belajar dari kejadian itu, nasabah perlu lebih berhati-hati dalam bertransaksi perbankan, baik menggunakan telepon genggam (mobile) maupun internet.

Dirangkum dari beberapa sumber, sejumlah hal tak boleh luput agar proses transaksi terjadi dengan aman. Untuk penggunaan internet banking, misalnya. pastikan alamat situs internet banking yang dituju sudah benar dan resmi.

Kemudian, sebisa mungkin gunakan komputer pribadi agar data yang diberikan aman. Jika diharuskan memakai komputer milik orang lain, jangan lupa keluar dari akun sebelum meninggalkan komputer. Supaya lebih aman setelah transaksi, hapus sejarah penelusuran (history) pada browser yang dipakai.

Ketika memakai komputer pribadi, juga pastikan komputer bebas dari virus. Keyboard virtual juga bisa digunakan untuk mencegah peretasan melalui tombol keyboard.

Jaringan wifi juga penting untuk diperhatikan. Sebab, peretasan maupun penyebaran virus komputer dapat dilakukan melakukan jaringan nirkabel.

Hal serupa perlu diperhatikan dalam penggunaan mobile banking. Sebelum bertransaksi, pastikan aplikasi yang diunduh resmi.

Perlu diingat agar tidak membagikan password, one time password (OTP) maupun data pribadi kepada sembarang orang.

Tak kalah penting, password sebaiknya juga diganti secara berkala agar terhindar dari peretasan.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona
26 Februari 2020, 09:00:03

Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona Jakarta -- Pemerintah Korea Selatan melaporkan tiga kematian terbaru karena infeksi virus corona. Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Korea Selatan (KCDC) mengonfimasi hingga saat ini korban meninggal mencapai sepuluh orang. Satu .....

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....