go green
Recent Issues

Honda Recall 3.930 Unit PCX Tanpa Pengumuman ke Publik

Honda Recall 3.930 Unit PCX Tanpa Pengumuman ke Publik

17 Februari 2020, 09:00:39

Jakarta, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengonfirmasi Astra Honda Motor (AHM) telah melakukan penarikan kembali (recall) ribuan unit PCX pada 2019. Recall ini terkesan ditutupi pasalnya AHM selalu berkilah soal status recall PCX usai banyak keluhan konsumen yang menyebar di media sosial.
AHM wajib melaporkan recall ke Kemenhub berdasarkan Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 53 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor yang berlaku mulai 12 Agustus 2019. Dalam aturan itu mengatur tata cara recall kendaraan, namun tidak diwajibkan mengumumkannya kepada publik.
"Benar [recall PCX] itu ada dia perbaikan," kata Direktur Sarana Transportasi Jalan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Sigit Irfansyah melalui telepon, pada Senin (17/2).

Data Kemenhub menyebutkan recall skuter matik 150 cc berjumlah 3.930 unit. Menurut Sigit, pihak AHM langsung menghubungi satu per satu konsumennya yang motornya terlibat program recall itu.

Namun begitu Sigit belum bisa menjelaskan akar permasalahan PCX hingga akhirnya motor itu ditetapkan AHM harus recall.

CNNIndonesia.com telah menghubungi AHM soal konfirmasi Kemenhub, namun hingga sekarang belum memberi keterangan.

Pada tahun lalu sejumlah protes dari konsumen PCX muncul ke permukaan. Bahkan pada April 2019, salah satu konsumen sempat membuat petisi agar AHM melakukan recall pada PCX.
Petisi berisi keluhan di antaranya terkait bunyi gredek saat mengendarai PCX di putaran mesin rendah, tarikan gas berat dan kasar di putaran mesin rendah, serta mesin mendadak mati.

Pada November 2019 AHM memanggil konsumen PCX ke dealer untuk pemeriksaan komponen bermasalah sprocket cam. AHM menolak menyebut aktivitas ini disebut recall.

"Iya, kita, AHM tidak pernah sebut recall, cuma pemanggilan konsumen saja," kata GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin Senin (18/11).

Salah satu dealer utama Honda, Wahana Makmur Sejati, mengonfirmasi terkait upaya pemanggilan konsumen PCX itu terkait komponen sprocket cam.

Tidak Wajib Umumkan ke Publik

Menurut keterangan Kepala Seksi Sertifikasi Tipe Kendaraan Kemenhub Jabonor, recall PCX terkait masalah sprocket cam. Dia bilang AHM hanya mengumumkan recall kepada konsumen yang terlibat, namun disebut tidak mengumumkannya ke masyarakat luas.

Berdasarkan PM Perhubungan 53/2019, pada Pasal 6 menyatakan recall dilaporkan kepada Menteri Perhubungan melalui direktur jendral. Pada Pasal 8 mengatur recall mesti diberitahukan kepada pemilik, namun tak ada pasal yang menyatakan wajib diumumkan ke masyarakat luas.

"Jadi kembali lagi ke produsen, karena itu pilihan mau lewat mana umuminnya. Ya masing-masing produsen punya standar operasional prosedur sendiri," kata Jabonor.


sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama

21 Oktober 2020, 10:36:25

Dalam rangka pelaksanaan Wisuda Sarjana ke 49 – 50 dan Magister ke 37 – 38 Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya yang akan diselenggarakan secara daring (online) pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB – Selesai, tempat H.R. Djoko Soemadijo Hall di Jl. Arief Rachman Hakim No.51 Sukolilo, Surabaya. Telah dilakukan kegiatan Gladi Kotor pada Selasa (20/10/2020) pukul 13.00 WIB-selesai, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS
21 Oktober 2020, 09:00:03

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS Jakarta -- Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Salvador Cienfuegos ditangkap di Amerika Serikat. Dia ditangkap atas tuduhan yang dirahasiakan, Kamis (15/10). Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan Cienfuegos ditangkap di di .....

Rincian Syarat Daftar BLT UMKM Tahap II
23 Oktober 2020, 09:00:01

Rincian Syarat Daftar BLT UMKM Tahap II Jakarta -- Pendaftaran program bantuan langsung tunai (BLT) program bantuan presiden tahap II telah dibuka pada 13 Oktober lalu. Pemerintah menyediakan 3 juta kuota untuk pelaku UMKM yang terdampak covid-19. Pelaku .....