go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Ini Rahasia Kabupaten Banyuwangi Berkembang Kian Pesat

Ini Rahasia Kabupaten Banyuwangi Berkembang Kian Pesat

15 Februari 2020, 09:00:08

Kemajuan Kabupaten Banyuwangi kian pesat, salah satunya karena kerukunan antar umat beragama yang terus terjaga. Bupati Abdullah Azwar Anas mengaku kerukunan umat beragama salah satu kunci kemajuan Kabupaten Banyuwangi.
Dan hal itu disampaikan saat menjadi pembicara Workshop Ortaker dan Kepegawaian Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama RI yang berlangsung di Banyuwangi. Ditjen Bimas Hindu melaksanakan kegiatan penguatan organisasi di Banyuwangi selama empat hari sejak Rabu-Sabtu (12-15/2/2020). Kegiatan ini diikuti 165 pejabat di bawah kantor Ditjen Bimas Hindu dan Pimpinan Perguruan Tinggi Hindu se Indonesia. Kegiatan tersebut diisi dengan workshop dan benchmarking ke sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Banyuwangi.
Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, pada awal dirinya memimpin Banyuwangi, ada banyak tantangan yang dihadapi. Mulai dari aksesibilitas daerah yang sangat terbatas, kondisi ekonomi yang tertinggal dari daerah-daerah di sekitarnya, hingga tingkat kemiskinan yang masih tinggi.
Namun berkat situasi kondusif di daerah dan dukungan dari segenap elemen masyarakat akhirnya satu demi satu tantangan tersebut bisa terlewati. "Suasana kondusif itu terjadi karena terjaganya kerukunan antar umat beragama di daerah kami. Inilah modal awal kami dalam membangun Banyuwangi," ujar Anas kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).
Salah satu cara yang dilakukan untuk terus memupuk kerukunan antar umat beragama, lanjut Anas, adalah dengan menggelar pertemuan rutin lintas tokoh agama. Dalam forum tersebut, dibahas aneka persoalan untuk dicarikan penyelesaian bersama. Sehingga berbagai persoalan berbau SARA dapat ditanggulangi sedini mungkin. "Atas kerukunan umat beragama di Banyuwangi, Karen Amstrong menetapkannya menjadi Compassionate City, kota welas asih ke-40 di dunia," terang Anas.
Sinergi juga terus dipupuk. Karena pembangunan bukan hanya menambah infrsatuktur fisik, tapi "membangun jembatan" harmoni antar umat beragama. Anas pun mencontohkan sinergi yang terjalin antar pemkab dan umat beragama, dalam mengatasi masalah kemiskinan. Yakni dengan memberikan mobil layanan kemasyarakatan kepada organisasi keagamaan. "Mobil layanan ini bisa digunakan untuk membantu masyarakat miskin yang kebingungan mencari kendaraan saat akan ke rumah sakit atau pengobatan lainnya. Juga bisa untuk mengantar anak-anak yang berada di desa yang jauh untuk kesekolah," kata Anas. "Sebelumnya kami juga telah menuntaskan infrastruktur menuju Taman Nasional Alas Purwo dimana terletak Pura Blambangan yang menjadi tempat suci bagi agama Hindu. Sinergi seperti ini akan terus berlanjut ke depannya," jelas Anas.
Kerukunan dan sinergi tersebut, tambah Anas, menjadi modal penting untuk membangun Banyuwangi. Persoalan kemiskinan, pengangguran, pembangunan dan pendidikan setahap demi setahap dapat diselesaikan. "Angka kemiskinan Banyuwangi berhasil kita tekan hingga 7,52 persen, padahal sebelumnya selalu dua digit. Pendapatan per kapita pun naik hingga lebih dari Rp 48 juta per tahun. Ini semua tentu tidak terlepas dari peran bersama masyarakat Banyuwangi yang rukun," pungkasnya
Sementara Dirjen Bimas Hindu I Ketut Widnya mengatakan, sangat mengapresiasi berbagai kemajuan yang dicapai oleh Banyuwangi. Dia ingin agar langah yang telah dilakukan oleh Banyuwangi selama kepemimpinan Anas bisa menjadi inspirasi oleh para stafnya. "Kemajuan Banyuwangi sangat nyata dan bisa dilihat secara langsung. Banyuwangi sudah berubah dari daerah tertinggal menjadi maju, Semangat perubahan ini harus kita contoh," ujar Ketut.






Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama

04 April 2020, 08:41:59

Universitas Narotama kembali melakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan kampus pada hari Rabu (1/4/2020). Bahkan untuk penyemprotan disinfektan yang kedua ini, Pemkot Surabaya turut membantu dengan mobil khusus penyemprot terutama area yang berada di luar ruang gedung. Penyemprotan disinfektan yang pertama dilakukan di lingkungan kampus Universitas Narotama pada hari Jumat (20/3/2020). Semua ruangan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kucing dan Anjing Bisa Tertular Covid-19 dari Manusia
02 April 2020, 09:00:01

Kucing dan Anjing Bisa Tertular Covid-19 dari Manusia JakartaPeneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan hewan bisa tertular virus corona SARS-CoV-2 dari manusia yang terkena penyakit Covid-19. Hal ini diungkap peneliti LIPI Sugiyono Saputra atas kasus penularan Covid-19 terhadap .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....