go green
Recent Issues

Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Hukuman Mati

Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Hukuman Mati

17 Februari 2020, 09:00:00

Jakarta -- Akbar Al Farizi (34) dijatuhi vonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri Kelas 1-A Khusus Palembang, Kamis (13/2). Akbar merupakan otak pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap Sofyan (45) sopir taksi online di Palembang, Sumatra Selatan pada 29 Oktober 2018.

Ketua Majelis Hakim Efrata mengatakan Akbar secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana dan melanggar pasal 340 KUHP.

"Vonis hukuman pidana mati," ujar hakim seraya mengetuk palu.

Majelis hakim memberikan waktu tujuh hari untuk terdakwa mempertimbangkan akan menerima putusan tersebut atau akan banding ke pengadilan tinggi.

Hukuman mati yang diterima Akbar serupa dengan yang diterima oleh dua rekannya yakni Acundra dan Ridwan. Acundra dan Ridwan telah menjalani sidang setahun lebih awal dari Akbar karena berbeda waktu penangkapan. Sementara satu pelaku lainnya yang di bawah umur, FR, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, separuh dari hukuman maksimal sesuai UU Perlindungan Anak.

Selama persidangan, Akbar fokus mendengarkan putusan yamg dibacakan hakim dengan saksama. Hampir tanpa ekspresi yang terlihat dari raut wajahnya. Ruangan sidang dipenuhi pihak keluarga korban dan sesama sopir taksi online.

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Palembang Purnama Sofyan mengatakan vonis yang dijatuhkan hakim sesuai sengan tuntutan pihaknya. Dari fakta persidangan, terungkap Akbar telah merencanakan perampokan sopir taksi online secara matang. Bahkan sebelum korban dibunuh, Akbar dan tiga temannya sempat mengincar dua korban lain namun gagal.

"Hukuman maksimal diberikan kepada para terdakwa sebagai efek jera untuk pelaku lain yang ingin melakukan aksi serupa. Ini juga untuk melindungi sopir taksi online bisa kembali bekerja secara aman. Kita harapkan kejadian ini tak terulang lagi," ujar dia.

Fitriani (43) istri dari korban mengaku merasa lega dengan putusan hakim yang menjatuhi hukuman mati kepada pelaku pembunuhan suaminya tersebut.

"Terima kasih untuk semua penegak hukum, polisi, jaksa dan hakim. Kami keluarga sangat puas dengan vonis mati ini," ujar dia.

Akbar bersama tiga komplotannya merampok dan membunuh Sofyan pada 29 Oktober 2018. Sofyan mendapat pesanan taksi online dari pelaku untuk mengantar dari kawasan KM 5 menuju Simpang Tanjung Api-api Palembang. Korban dieksekusi usai berhenti di tempat tujuan.

Kemudian para pelaku membawa mobil beserta jenazah korban ke Kabupaten Musi Rawas untuk dibuang. Jenazah Sofyan dibuang ke hutan di Kabupaten Musi Rawas, Sumsel beberapa pekan kemudian. Dalam waktu kurang dari 24 jam dari penemuan jenazah, ketiga pelaku yakni Acundra, Ridwan, dan FR ditangkap.

Sementara Akbar diringkus pada 21 Agustus 2019 setelah 10 bulan buron. Akbar dibekuk saat berada di tempat persembunyiannya di Muara Kisam, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama

21 Oktober 2020, 10:36:25

Dalam rangka pelaksanaan Wisuda Sarjana ke 49 – 50 dan Magister ke 37 – 38 Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya yang akan diselenggarakan secara daring (online) pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB – Selesai, tempat H.R. Djoko Soemadijo Hall di Jl. Arief Rachman Hakim No.51 Sukolilo, Surabaya. Telah dilakukan kegiatan Gladi Kotor pada Selasa (20/10/2020) pukul 13.00 WIB-selesai, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS
21 Oktober 2020, 09:00:03

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS Jakarta -- Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Salvador Cienfuegos ditangkap di Amerika Serikat. Dia ditangkap atas tuduhan yang dirahasiakan, Kamis (15/10). Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan Cienfuegos ditangkap di di .....

Rincian Syarat Daftar BLT UMKM Tahap II
23 Oktober 2020, 09:00:01

Rincian Syarat Daftar BLT UMKM Tahap II Jakarta -- Pendaftaran program bantuan langsung tunai (BLT) program bantuan presiden tahap II telah dibuka pada 13 Oktober lalu. Pemerintah menyediakan 3 juta kuota untuk pelaku UMKM yang terdampak covid-19. Pelaku .....