go green
Recent Issues

Trump Bersedia Jejakkan Kaki di Korut dengan Kim Jong-un

Trump Bersedia Jejakkan Kaki di Korut dengan Kim Jong-un

03 Juli 2019, 09:00:01

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku bersedia menjejakkan kaki di Korea Utara jika pertemuannya dengan Kim Jong-un di perbatasan dengan Korea Selatan benar-benar terwujud.
"Tentu saya mau, saya mau. Saya akan sangat nyaman melakukan itu. Saya tak masalah," ujar Trump menjawab wartawan yang menanyakan kemungkinan sang presiden melewati zona demiliterisasi (DMZ) tersebut.

Pernyataan ini dilontarkan tak lama setelah Trump mengajak Kim bertemu di DMZ pada akhir pekan depan, bertepatan dengan kunjungan sang Presiden AS ke Korsel.
"Setelah sejumlah pertemuan penting, termasuk dengan Presiden China, Xi, saya akan bertolak ke Jepang kemudian ke Korea Selatan (dengan Presiden Moon)," kicau Trump.
Melanjutkan kicauannya, Trump menulis, "Jika Kim Pemimpin Korea Utara melihat ini, saya akan menemuinya di DMZ hanya untuk menjabat tangannya dan mengatakan Halo (?)!"

Namun, saat ditanya kembali oleh wartawan di sela KTT G20 di Osaka, Jepang, Trump mengaku mengetahui keberadaan Kim saat ini.
"Kami akan berada di sana dan saya tidak tahu di mana dia sekarang. Dia mungkin sedang tidak berada di Korea Utara. Jika dia di sana, kami akan bertemu selama dua menit, itu saja yang bisa dilakukan, tapi itu akan baik-baik saja," ucapnya.

Korut sendiri menganggap undangan Trump ini menarik, tapi mereka belum menerima permintaan resmi dari AS.
"Kami melihatnya sebagai undangan yang sangat menarik, tetapi kami belum menerima proposal resmi mengenai hal ini," tulis kantor berita KCNA mengutip pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Choe Son Hui.
"Saya berpandangan bahwa jika pertemuan puncak Korut-AS berlangsung di garis pemisah, seperti yang dimaksudkan oleh Presiden Trump, itu akan berfungsi sebagai kesempatan lain yang berarti lebih memperdalam hubungan pribadi antara kedua pemimpin dan memajukan hubungan bilateral."

Trump dan Kim memang dilaporkan masih menjalin hubungan baik meski perundingan denuklirisasi kedua negara mandek.
Mereka bahkan saling balas hingga 12 surat sejak tahun lalu, setelah pertemuan pertama mereka di Singapura.
Pada pertemuan pertama itu, Kim dan Trump sebenarnya sangat antusias hingga berhasil meneken satu kesepakatan menuju "denuklirisasi penuh" di Semenanjung Korea.

Asa denuklirisasi itu sempat tinggi, tapi kemudian turun karena ternyata ada perbedaan definisi "denuklirisasi" dari masing-masing pihak.
Setelah naik turun hubungan, Trump dan Kim akhirnya bertemu untuk kedua kalinya di Hanoi, Vietnam, pada Februari lalu. Namun, Trump dan Kim keluar dari ruang pertemuan tanpa kesepakatan apa pun.
Sejak saat itu, Korut terus berulah hingga akhirnya kembali menguji coba rudal mereka pada bulan lalu. Namun, Trump tetap menyimpan asa denuklirisasi dan selalu menanggapi tenang ancaman Korut.





Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan

15 Agustus 2019, 02:42:08

Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Belajar Mikrotik yang menyediakan sarana praktek berupa perangkat Mikrotik menyelenggarakan lokakarya "Network Management" di laboratorium FIK, Rabu (14/8/2019). Kegiatan ini dengan instruktur Benediktus Anindito, S.Kom, M.MT (dosen FIK bidang keahlian jaringan komputer) yang didukung pula oleh Axelbit dan Kelompok Linux Arek Surabaya (KLAS). Lokakarya ini digelar sekaligus sebagai tindak lanjut dari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Jokowi Segera Putuskan Larangan Ekspor Bijih Mineral
17 Agustus 2019, 09:00:00

Jokowi Segera Putuskan Larangan Ekspor Bijih Mineral Jakarta -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera mengumumkan keputusan akhir tentang larangan ekspor bijih mineral atau ore. Sebelumnya, pemerintah sempat menyebutkan bakal .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....