go green
Recent Issues

Taiwan Akui Ada Agen Ilegal Tarik Mahasiswa Indonesia

Taiwan Akui Ada Agen Ilegal Tarik Mahasiswa Indonesia

05 Januari 2019, 09:00:01

Jakarta: Taiwan menyangkal adanya kerja paksa bagi ratusan mahasiswa Indonesia yang sedang menimba ilmu. Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) John Chen menegaskan Taiwan memang menyediakan program beasiswa sekolah-magang.
Program ini merupakan program baru yang diluncurkan sekitar dua tahun silam. Pemerintah Taiwan berkomitmen akan terus memperbaiki sistem program sekolah-magang ini.

Meski demikian, John mengakui bahwa ada sejumlah oknum yang memanfaatkan program baru ini, seperti misalnya agen-agen tidak resmi yang menyaring mahasiswa Indonesia yang ingin sekolah sambil bekerja di Taiwan.

“Di tahun pertama program ini, memang kami masih baru dan belum berpengalaman. Kami menemukan sejumlah agen ilegal yang menawarkan program ilegal pula,” kata John kepada awak media di Kantor TETO, Jakarta, Jumat 4 Januari 2019.

Namun, di tahun kedua, ujar dia, Pemerintah Taiwan menyaring dan mengawasi ketat jalannya program ini. Termasuk tidak memperbolehkan mahasiswa asing masuk secara ilegal.

“Program ini memang ditujukan bagi mahasiswa yang kurang mampu. Jadi sambil bekerja, mereka juga mendapatkan ilmu. Sepulangnya ke Indonesia, mereka mendapatkan gelar dan juga pengalaman,” tutur John.

Di dalam program ini, Pemerintah Taiwan akan memberikan biaya para mahasiswa asing sebesar USD3.000 atau sekitar Rp42 juta untuk tahun pertama dan diperbolehkan mengambil kerja paruh waktu (part-time).

Di tahun kedua, mereka diharuskan mengambil internship (magang) dan diperbolehkan mengambil kerja paruh waktu, dengan risiko yang akan ditanggung masing-masing mahasiswa, misalnya lelah dan tidak dapat konsentrasi dalam sekolah.

Namun, jika memang tidak ingin mengambil program sekolah-magang, para calon mahasiswa asing bisa mengambil sekolah seperti pada umumnya di mana kerja paruh waktu akan dibatasi, 20 jam per minggu.

Sumber: metronesw

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Dinas PUPR Pacitan Mengadakan Kerjasama Pelatihan Universitas Narotama dan Dinas PUPR Pacitan Mengadakan Kerjasama Pelatihan

17 Februari 2020, 03:23:11

Universitas Narotama (UN) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten Pacitan mengadakan kerjasama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Kerjasama tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding / MoU). MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Kepala Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Dilema Guru di Kalijaya, Antara Kelas dan Sawah
17 Februari 2020, 09:00:00

Dilema Guru di Kalijaya, Antara Kelas dan Sawah Jakarta -- Tatapannya lemah. Wajahnya tampak lelah. Raut mukanya tak berseri saat ditemui CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu. Dia adalah Wardi, seorang Kepala Sekolah SDN 1 Kalijaya, Ciamis, Jawa Barat. Sudah setahun .....