go green
Recent Issues

Jerman Mulai Kewalahan Tampung Pengungsi

Jerman Mulai Kewalahan Tampung Pengungsi

19 September 2015, 09:00:01

Tribunnews.com — Rancangan perubahan aturan permohonan suaka yang diajukan pemerintah antara lain merencanakan pemotongan drastis tunjangan sosial bagi pengungsi.
Selain itu, proses pengusiran pengungsi yang ditolak permohonan suakanya akan dipermudah. Untuk mencegah pengungsian lokal hanya berdasarkan keuntungan ekonomi, kawasan Balkan juga akan dideklarasi sebagai daerah aman.
Pemerintah Jerman menyatakan mulai kewalahan menampung ratusan ribu pengungsi yang datang sekaligus melintasi perbatasan negara tetangga.
Kebijakan Kanselir Angela Merkel dengan membuka pintu bagi pengungsi, terutama yang berasal dari Suriah, kini mendapat kritik tajam dari kalangan partainya sendiri.
Sebagai konsekuensi dari krisis pengungsi, Direktur Badan Federal untuk Migrasi dan Pengungsi, Manfred Schmidt, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya.
Kanselir Merkel juga dikritik oleh negara mitra Uni Eropa karena bertindak unilateral dalam politik pengungsi. Akibatnya, negara-negara tetangga menanggung beban serbuan pengungsi yang melakukan transit dengan tujuan akhir Jerman.
Wakil Kanselir Jerman Sigmae Gabriel belum lama ini bahkan sesumbar, Jerman dengan mudah bisa menampung hingga 500.000 pengungsi. Krisis pengungsi ke Eropa memicu Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker menyusun daftar rancangan kuota pengungsi yang masih diperdebatkan panas.
Akibat perubahan kebijakan di Jerman, kini puluhan ribu pengungsi tertahan di negara-negara transit, terutama di kawasan Balkan. Dampaknya, bandit pedagang manusia menangguk keuntungan dengan makin banyaknya pengungsi yang mencoba secara ilegal menembus perbatasan. Kini polisi perbatasan Jerman mulai melakukan pemeriksaan ketat lalu lintas di perbatasan ke Ceko.
Menimbang krisis pengungsi yang dihadapi, Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere menyatakan akan mengajukan permintaan dukungan dana dari Uni Eropa. Komisaris Migrasi Uni Eropa Dimitris Avramopoulos sudah menanggapi positif. Namun, jumlah permohonan bantuan tidak dirinci. (AS/VLZ (AFP,DPA,RTR,Twitter)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pemprov Jatim dan Universitas Narotama Menjalin Kerjasama Pemprov Jatim dan Universitas Narotama Menjalin Kerjasama

21 Februari 2020, 08:02:09

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan Universitas Narotama menjalin kerjasama tentang pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan desa, serta pengembangan sumber daya manusia. Kerjasama tersebut dituangkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Rektor Universitas Narotama Sri Wiwoho Mudjanarko di Gedung Negara Grahadi, Jumat (21/2/2020). Penandatanganan kerjasama ini berlangsung menjelang dilaksanakan “Rapat Kerja Percepatan Penyaluran ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Strategi Pemerintah Kembangkan AI Rampung Juli 2020
22 Februari 2020, 09:00:05

Strategi Pemerintah Kembangkan AI Rampung Juli 2020 Jakarta, Pemerintah akan merampungkan Strategi Nasional Pengembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan pada Juli 2020. Strategi ini diinisiasi oleh Kementerian Riset & Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/ .....