go green
Recent Issues

Jaksa Tanggapi Eksepsi Rizieq Kasus RS Ummi Hari Ini

Jaksa Tanggapi Eksepsi Rizieq Kasus RS Ummi Hari Ini

31 Maret 2021, 09:00:02

Jakarta,-- Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan kembali menggelar sidang yang menjerat mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab pada Rabu (31/3).

Kali ini agenda sidang yaitu tanggapan jaksa penuntut umum atas eksepsi terkait perkara dugaan pemalsuan hasil tes swab virus Corona di Rumah Sakit Ummi, Bogor.

"Perkara Nomor 225 [kasus RS Ummi, Bogor] Ketua Majelis Hakimnya Pak Khadwanto. Agenda, pendapat jaksa penuntut umum terhadap eksepsi terdakwa/penasihat hukum," kata Humas PN Jaktim, Alex Adam Faisal beberapa waktu lalu.

Alex mengatakan majelis hakim tetap akan menggelar sidang Rizieq hari ini secara tatap muka di PN Jaktim.

Tak hanya Rizieq, agenda sidang kali ini juga akan menghadirkan terdakwa menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas. Hanif juga ikut didakwa secara bersama-sama dalam pemalsuan tes swab di RS Ummi tersebut.

Alex memastikan sidang Rizieq hari ini juga disiarkan melalui layanan siaran langsung di kanal YouTube PN Jakarta Timur. Penayangan itu bertujuan agar masyarakat bisa melihat dan mencermati proses persidangan Rizieq dari awal hingga akhir.

"Kecuali dalam tahap pemeriksaan saksi, layanan streaming akan ditutup," kata dia.

Rizieq sendiri sudah menjalani sidang dakwaan dan pembacaan eksepsi atas tiga perkara yang menjeratnya selama ini.

Rizieq didakwa oleh jaksa atas kasus kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan, Jakarta Pusat, kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung dan kasus pemalsuan tes swab di RS Ummi.

Berbagai kasus itu menjerat Rizieq usai kembali ke Indonesia dari Arab Saudi pada 10 November 2020.

Atas pelbagai perkaranya itu, Rizieq turut didakwa dengan pasal berlapis. Salah satunya, terancam hukuman maksimal pidana penjara selama 10 tahun di kasus tes swab RS Ummi karena didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) dan (2) serta Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sumber :cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang

06 Mei 2021, 10:09:10

Universitas Narotama (UN) Surabaya dan STIE Widya Gama Lumajang melakukan kerja sama yang diawali dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding / MoU) oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Ketua STIE Widya Gama Lumajang, Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE, MM pada hari Senen 26 April 2021 . Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca
03 Mei 2021, 09:00:00

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca Jakarta -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia belum memiliki rencana menyetop penggunaan vaksin Astrazeneca untuk program vaksinasi nasional. Hal itu merespons kebijakan Pemerintah Malaysia yang memutuskan untuk .....

Kominfo Umumkan Hasil Pemenang Penyelenggara TV Digital
07 Mei 2021, 09:00:01

Kominfo Umumkan Hasil Pemenang Penyelenggara TV Digital Jakarta -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan pihaknya telah menetapkan pemenang seleksi penyelenggara multiplexing untuk siaran televisi digital di 22 provinsi seluruh Indonesia. Penetapan dibuat setelah .....

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan
06 Mei 2021, 09:00:41

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan Jakarta, -- Sejumlah pemerhati pendidikan mengkritik hingga membantah pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan setelah hampir dua .....