go green
Recent Issues

Kemudahan Akses Listrik RI Lompat dari 75 ke Peringkat 33

Kemudahan Akses Listrik RI Lompat dari 75 ke Peringkat 33

19 November 2020, 09:00:00

Jakarta -- Kementerian ESDM optimis investasi di Indonesia bakal meningkat seiring dengan kenaikan peringkat kemudahan akses listrik (getting electricity) yang dikeluarkan oleh Bank Dunia. Dalam laporannya, Bank Dunia menyebut peringkat RI naik ke-33 dari sebelumnya 2015 lalu pada posisi 75.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan kenaikan peringkat membuktikan bahwa masyarakat semakin mudah untuk mendapatkan akses listrik.

"Ini jadi salah satu indikator dalam memperbaiki iklim berbisnis di Indonesia," ujarnya mengutip setkab.go.id, Minggu (15/11).

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril mengatakan ketersediaan pasokan listrik tak terlepas dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh PLN.

Dari sisi pembangkit, hingga September 2020, kapasitas listrik telah mencapai 63,3 Giga Watt (GW) dan meningkat sekitar 7,8 GW sejak 2015 lalu yang hanya 55,52 GW.

"Dengan penambahan infrastruktur ini, tentu membuat ketersediaan pasokan listrik dan keandalannya meningkat. Listrik tidak hanya tersedia di Jawa dan pusat kota, tetapi di seluruh Indonesia, sampai ke pelosok desa," imbuh dia.

Apalagi, sambung Bob, PLN juga melakukan pembangunan gardu induk dan jaringan transmisi. Untuk gardu induk, pada 2015 terdapat 1.499 dengan total kapasitas 92 ribu Mega Volt Ampere (MVA).

Sampai September 2020, gardu induk meningkat menjadi 2.161 unit dengan total kapasitas sekitar 146 ribu MVA. Artinya, terdapat penambahan 662 unit dengan kapasitas 54 ribu MVA.

Di sisi jaringan transmisi, pada 2015 lalu, panjangnya hanya 41 ribu kilometer sirkuit (kms), kini meningkat menjadi 60 ribu kms atau bertambah 19 ribu kms.

Adapun, rasio elektrifikasi nasional saat ini mencapai 99,09 persen pada semester I 2020. Sebanyak 400 desa di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) belum mendapatkan aliran listrik hingga saat ini. Namun, pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi mencapai 100 persen pada akhir tahun nanti.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa S2 Teknik Sipil Universitas Narotama Sebagai Penata Teknik Perbaikan Jalan Raya Nasional PPK 4.5 Mahasiswa S2 Teknik Sipil Universitas Narotama Sebagai Penata Teknik Perbaikan Jalan Raya Nasional PPK 4.5

15 Januari 2021, 12:43:55

Andrias Eko Adi Sutrisno, mahasiswa S2 Teknik Sipil – Fakultas Teknik Univesitas Narotama mendapat kepercayaan sebagai pengawas pelaksanaan pekerjaan jalan dari PPK 4.5 Balai Besar pelaksanaan pekerjaan jalan raya nasional Jawa Timur – Bali. Pekerjaan perbaikan jalan raya Pantura yang dimulai bulan Januari-April 2021 atau selama 4 bulan. “Pekerjaan dimulai dari perbaikan struktur tanah, rabat dan rigid. Dimulai dari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tip Agar Tak Tertipu Penipuan Lelang
17 Januari 2021, 09:00:00

Tip Agar Tak Tertipu Penipuan Lelang Jakarta -- Kementerian Keuangan mengingatkan masyarakat agar tak tertipu dengan penipuan lelang. Sebab, sejauh ini masih ada beberapa modus penipuan lelang yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan. Direktur .....

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional
10 Januari 2021, 09:00:02

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim siap melaksanakan Asesmen Nasional (AN). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan pihaknya telah melakukan simulasi skala besar. "139 ribu [sekolah] ini .....