go green
Recent Issues

Bentrok Polisi dan Warga di Maluku, Satu Tewas

Bentrok Polisi dan Warga di Maluku, Satu Tewas

26 Mei 2019, 09:00:01

Jakarta -- Aparat kepolisian dan masyarakat bentrok di wilayah Polsek Kairatu, Maluku, pada Rabu (15/5) kemarin.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat mengatakan kejadian itu bermula saat polisi menangkap seorang pelaku penganiayaan.

Penangkapan terjadi di depan Polsek Kairatu yang tengah melakukan razia kendaraan pada Rabu (15/5) sekitar pukul 14.30 WIT.

"Akibat dari penangkapan tersebut, massa yang berjumlah ratusan dari Desa Latu dengan menggunakan senjata tajam mendatangi Polres Kairatu dan melakukan perusakan terhadap Mapolsek Kairatu yang mengakibatkan seluruh kaca dan pintu Polsek rusak," tutur Roem dalam keterangannya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/5).

Kemudian, sekitar pukul 18.30 WIT, massa melakukan pemalangan pada seluruh pintu dan jendela Polsek.

Massa lalu meninggalkan Polsek dengan ancaman apabila sampai pukul 24.00 WIB pelaku penganiayaan tidak dilepas, mereka akan kembali ke Polsek dan melakukan pembakaran.

Mengantisipasi ancaman itu Polsek Kairatu mendatangkan 25 anggota Brimob yang bermarkas di Masohi .

Roem menjelaskan sekitar pukul 22.30 WIT, saat pasukan Brimob tiba di Desa Latu, warga melakukan pengadangan dengan cara blokade jalan, lemparan batu, hingga melakukan tembakan.

"Tembakan dengan menggunakan senjata api diduga rakitan dengan peluru tajam," ucap Roem.

"Anggota yang diserang tersebut kemudian membuang tembakan ke atas sambil mundur dan akhirnya kembali ke Masohi," imbuhnya.

Akibat kejadian itu, satu orang warga meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka. Ketiganya merupakan warga dari Desa Latu.

Roem menambahkan terkait jatuhnya korban itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait senjata apa yang digunakan hingga menyebabkan korban luka hingga meninggal.

"Diakibatkan dari senjata apa, mengingat masyarakat juga menggunakan senjata api dan menyerang anggota Brimob dari depan dan juga belakang," ujarnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan

19 Juni 2019, 02:57:02

Teknologi dan Informasi (TI) sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah untuk mempermudah dalam hal pendataan masyarakat. Sayangnya, masih ada juga instansi sosial seperti panti asuhan yang belum mengikuti perkembangan TI seperti yang lainnya. Melihat hal itu, dosen Sistem Informasi Universitas Narotama (UNNAR), Immah Inayati, S.Kom, M.Kom, MBA membuat sebuah program sistem informasi manajemen dan kepengasuhan untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi
19 Juni 2019, 09:00:02

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi Salah satu faksi besar di Palestina, Hamas, memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang meninggal dunia akibat serangan jantung di pengadilan pada Senin (17/6). Melalui sebuah pernyataan pada Selasa .....

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan
19 Juni 2019, 09:00:02

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan Jakarta -- Memasuki musim kemarau, tiga daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyatakan tiga desa yang terkena dampak kemarau .....

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com
19 Juni 2019, 09:00:02

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com Salah satu pengembang situs Genius.com, Genius Media menuduh Google telah menyalin lirik lagu yang ada di situs miliknya. Perusahaan mengatakan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada Google selama bertahun-tahun. Kepala Strategi .....