go green
Recent Issues

Pemerintah Perbanyak Inovasi Teknologi Hadapi Covid-19

Pemerintah Perbanyak Inovasi Teknologi Hadapi Covid-19

27 Oktober 2020, 09:00:01

Jakarta -- Pemerintah terus menambah inovasi teknologi dalam penanganan pandemi Covid-19. Inovasi teknologi meliputi beberapa hal, mulai dari alat tes virus hingga vaksin.

Inovasi-inovasi ini dikelola oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) yang membentuk konsorsium riset inovasi. Beberapa inovasi teknologi ini kini sudah masuk masa produksi, yakni Rapid Diagnostic Test, Polymerase Chain Reaction (PCR) Test Kit, dan Ventilator.

"Rapid test atau tes cepat berbasis antibodi produksinya sudah mencapai 350 ribu unit per bulan. Diperkirakan dalam beberapa bulan mendatang jumlahnya bertambah mencapai satu juta unit per bulan," kata Menristek Bambang Brodjonegoro dalam Konferensi Pers di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Selasa (20/10).

Bambang mengungkap konsorsium yang melibatkan perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, industri swasta, BUMN, serta berbagai unsur pemerintah ini telah membuahkan hasil.

Alat tes cepat deteksi Covid-19 yang dinamakan GeNose adalah hasil inovasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Alat ini mendeteksi virus menggunakan hembusan nafas, kelebihan alat ini adalah tingkat akurasi mencapai 97 persen dibandingkan PCR yang merupakan gold standard dan harganya relatif murah.

Untuk rapid test berbasis antigen atau rapid swab test dengan teknologi RT Lamp yang dikembangkan oleh LIPI diupayakan selesai pada akhir 2020. Produk inovasi lain yang diproduksi yaitu PCR test kit hasil kerja sama dengan PT Bio Farma. Kini produksinya sudah mencapai 1,5 juta unit per bulan.

Selain itu ada juga produk inovasi Mobile lab BSL 2, modifikasi yang mengupayakan agar mobile laboratorium tidak hanya berbentuk kontainer. Produk ini membantu meningkatkan jumlah testing di berbagai daerah yang mengalami lonjakan kasus. Beberapa rumah sakit sudah memakai alat ini.

Sedangkan ventilator sudah diproduksi oleh industri, dipakai di berbagai rumah sakit di Indonesia, dan mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Perkembangan inovasi teknologi ini menunjukkan keseriusan pemerintah menangani Covid-19. Ketua #SatgasCovid19 Doni Monardo, pada kesempatan lain, menyebutkan pelaksanaan protokol kesehatan masih tetap boleh kendor di tengah perkembangan apapun saat ini. Protokol kesehatan tersebut antara lain #pakaimasker, #jagajarak dan hindari kerumunan, serta #cucitangan pakai sabun dan air mengalir.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswi Prodi Ilmu Hukum Universitas Narotama Meraih Juara 2 Nasional Lomba Vocal Bidikmisi Skills Competition (B-SIC) 2020 Mahasiswi Prodi Ilmu Hukum Universitas Narotama Meraih Juara 2 Nasional Lomba Vocal Bidikmisi Skills Competition (B-SIC) 2020

23 November 2020, 13:17:43

Mahasiswa program studi Ilmu Hukum – Fakultas Hukum (FH) penerima program Bidikmisi Universitas Narotama (UNNAR) Tahun 2019 atas nama Yunita Windriana berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Vocal “Bidikmisi Skills Competition (B-SIC) 2020” yang diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi (Formadiksi) Universitas Negeri Malang (UM) yang beralngsung pada tanggal 6 dan 18 November 2020 secara Online. Kepastian sebagai Juara 2 tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

RI-AS Teken MoU Pendanaan Infrastruktur-Perdagangan Rp10,5 T
24 November 2020, 09:00:00

RI-AS Teken MoU Pendanaan Infrastruktur-Perdagangan Rp10,5 T Jakarta -- Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai pendanaan infrastruktur dan perdagangan senilai US$750 juta atau sekitar Rp10,5 triliun (asumsi kurs Rp14 ribu .....