go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Malaysia Turut Berduka atas Kematian Ashraf Suami BCL

Malaysia Turut Berduka atas Kematian Ashraf Suami BCL

18 Februari 2020, 09:00:58

Jakarta -- Pemerintah Malaysia menyampaikan ucapan belasungkawa terkait kematian Ashraf Sinclair, suami dari aktris sekaligus penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) pada Selasa (18/2). Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Ismail memberikan pernyataan duka cita melalui akun Twitter.

"Takziah buat keluarga Allahyarham Ashraf Sinclair yang kembali kerahmahtullah hari ini. Semoga keluarganya tabah menghadapi dugaan ini dan semoga roh Allahyarham ditempatkan dikalangan mereka yang beriman," kata Wan Azizah dalam kicauannya di Twitter, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (18/2).

Ashraf lahir di London pada 18 September 1979. Ia merupakan seorang aktor, pembawa acara, dan model di Malaysia. Sang ibu merupakan warga Malaysia sementara itu Ashraf sendiri memiliki keturunan Inggris dari sang ayah.

Nama Ashraf dikenal saat dirinya berkarir di dunia hiburan Malaysia ketika membawakan acara Box Office yang tayang di ntv7. Ashraf kemudian berperan dalam film layar lebar Gol & Gincu (2005), juga serial bertajuk sama, serta serial Realiti, keduanya tayang di stasiun televisi lokal.

Karir Ashraf di Indonesia bermula setelah dirinya bertemu dengan BCL. Sejak menikahi BCL pada 2008 lalu, Ashraf juga mulai merambah karirnya di dunia hiburan Indonesia.

Ashraf lantas banyak menerima tawaran berperan di sinetron. Sejak 2008, ia hadir lewat Sekar, disusul Cinta dan Anugerah (2009), Sejuta Cinta Marshanda (2010), Kasih dan Cinta, Anugerah, serta Binar Bening Berlian pada 2011.

Kerabat menuturkan Ashraf meninggal pada Selasa dini hari akibat serangan jantung. Ia wafat pada usia 40 tahun.

Jenazah suami BCL itu akan dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Selasa (18/2) selepas Ashar atau sore hari. Saat ini, jenazah Ashraf masih disemayamkan di rumah duka di kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis Jakarta -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengatakan Presiden Joko Widodo meminta semua warga menggunakan masker untuk mencegah virus corona (Covid-19). Meski begitu, kata Doni, Jokowi meminta .....

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona
07 April 2020, 09:00:00

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona Jakarta, Representatif perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab di Indonesia mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian lebih mendalam soal pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang ojek online (ojol) untuk mengangkut .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....