go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Atlet PON Putus Kuliah Karena Biaya, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Atlet PON Putus Kuliah Karena Biaya, Ini Penjelasan Pihak Kampus

08 Februari 2020, 09:00:02

Atlet gulat tingkat PON asal Brebes, Ajeng Dinda Lestari (20), berhenti kuliah dengan dalih tidak ada biaya. Universitas Negeri Semarang (Unnes), tempat Ajeng sempat kuliah, menjelaskan pihaknya sudah mengusulkan beasiswa, namun Ajeng memutuskan akan kursus menjahit.

Dekan Fakultas Teknik Unnes, Nur Qudus, mengatakan pihaknya sudah pernah menghubungi langsung Ajeng. Ia mengundang Ajeng untuk bertemu karena ada usulan beasiswa dari Lazis dan lembaga-lembaga lain yang menawarkan beasiswa. "Saya berharap Ajeng dapat melanjutkan studinya sampai lulus. Saya sudah menghubunginya untuk mencari solusi dan memfasilitasi supaya lanjut kuliah. Saya juga sudah undang Ajeng namun yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf belum bisa datang. Ajeng juga menyampaikan melalui WA sepertinya tidak bisa melanjutkan kuliah karena sedang menjalankan rutinitas kursus menjahit," kata Nur Qudus kepada detikcom, Kamis (6/2/2020).

Nur berharap masih bisa bertemu lagi dengan Ajeng karena melalui usulan beasiswa yang ada Ajeng masih memiliki kesempatan untuk menuntaskan kuliah di Unnes. "Saya berharap dapat bertemu Ajeng, saat ini sedang ada usulan beasiswa Lazis dan beberapa kesempatan beasiswa lainnya," ujarnya.

Dari data Unnes, Ajeng terfasilitasi diterima melalui Jalur Mandiri Prestasi Unnes pada Program Studi Pendidikan Tata Kecantikan di Fakultas Teknik. Ia juga mendapatkan keringanan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester hanya Rp 1 juta atau jauh lebih ringan dari lainnya.

Nilai akademik Ajeng berdasar penelusuran sistem akademik terpadu Unnes selama dua semester ternyata kurang baik. Nur Qudus menyampaikan meski demikian pihaknya berusaha agar Ajeng tetap bisa berkuliah. "Harapan saya, melalui beasiswa yang ada, Ajeng dapat menuntaskan kuliah di Unnes," katanya

Diberitakan sebelumnya, Ajeng Dinda Lestari (20), atlet gulat berprestasi asal Brebes, Jawa Tengah, terpaksa putus kuliah. Selain dari keluarga tidak mampu, dia tidak mendapatkan beasiswa dari pemerintah. "Sempat mengikuti semester kedua. Tapi akhirnya keluar (dari Unnes) karena tidak punya biaya," tutur Ajeng saat ditemui di rumahnya di Desa Wanasari, Kecamatan Wanasari, Brebes, Kamis (6/2/2020).





Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Bos Zoom Berusaha Merebut Kembali Kepercayaan Penggunanya
09 April 2020, 09:00:01

Bos Zoom Berusaha Merebut Kembali Kepercayaan Penggunanya JakartaJakarta, Pendiri dan CEO Zoom Eric Yuan mengakui aplikasi konferensi video Zoom memiliki masalah keamanan dan privasi. Menurutnya, perusahaan tengah mengupayakan untuk mengatasi hal tersebut. Yuan mengatakan perusahaan telah menghentikan proyek .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....