go green
Recent Issues

Pemerintah Incar Ekspor ke AS 2021 Tembus US$20 M-US$40 M

Pemerintah Incar Ekspor ke AS 2021 Tembus US$20 M-US$40 M

16 September 2019, 09:00:00

Jakarta -- Pemerintah menargetkan nilai ekspor ke Amerika Serikat (AS) pada 2021 menyentuh US$20 miliar hingga US$40 miliar. Saat ini, pemerintah sedang berupaya mencari celah untuk lebih banyak memasukkan produk ke AS di tengah meningkatnya tensi perang dagang antara AS dan China.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan target itu diharapkan bisa tercapai melalui kerja sama asosiasi pengusaha Indonesia dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Amerika Serikat (AS) atau U.S Chamber of Commerce.

Luhut bilang seluruh pihak akan meneken perjanjian kerja sama pada Oktober 2019 mendatang. Rencananya, kerja sama akan dilakukan dalam kurun waktu 1,8 tahun atau sampai 2021 mendatang.

"AS melihat Indonesia punya peluang yang sangat besar sekali untuk ekspor barang-barangnya langsung ke AS," ucap Luhut, Jumat (14/9) malam.

Produk yang akan diekspor nantinya juga akan bertahap. Dalam enam bulan pertama, produk yang akan diekspor antara lain tekstil, sepatu, perabotan, serta makanan dan minuman (mamin).

"Enam bulan kedua itu nanti akan mulai masuk pada mobil. Mereka tertarik tadi. Kemudian periode ketiga nantinya bisa berbau listrik seperti baterai lithium karena mereka tahu di Indonesia lagi membuatnya," sambung Luhut.

Menurutnya, kerja sama ini dilakukan guna memanfaatkan peluang dari perang dagang antara AS dan China. Maklum, sejumlah ekspor China mulai berkurang ke Negeri Paman Sam itu seiring dengan kenaikan tarif yang diberikan kepada China.

"Ekspor industri yang keluar dari AS itu hampir US$200 miliar lebih, nah kami mau cari target nih bisa tidak 10 sampai 20 persennya diambil oleh Indonesia. Jadi kalau US$20 miliar saja bisa dapat," jelas dia.

Secara terpisah, Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Harian Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Anne Patricia Sutanto optimistis kerja sama antara asosiasi pengusaha Indonesia dengan Kadin AS bakal meningkatkan ekspor tekstil ke Negeri Paman Sam itu hingga dua sampai tiga kali lipat.

"Untuk sekarang kan memang sudah suplai untuk tekstil. Dari sisi manufaktur memang tinggi. Kami yakin bisa lebih tinggi lagi, dua sampai tiga kali lipat," terangnya.

Anne menuturkan total ekspor tekstil ke AS tahun lalu sebesar US$5 miliar. Ia memprediksi angkanya meningkat tahun ini.

"Untuk industri tekstil rata-rata sebesar itu (US$5 miliar) pada 2017 dan 2018. Tahun ini naik, belum tahu berapa," jelas Anne.

Sebelumnya, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengatakan upaya ini dilakukan guna menggantikan posisi China yang biasanya banyak melakukan ekspor ke AS. Menurutnya, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk menggenjot ekspornya ke AS.

"Kami ingin menggantikan peranan China sebagian, ini kan besar sekali yang dia (AS) perlukan. Nah ini yang kami mau gantikan," pungkas Sofyan.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom UNNAR Menjadi Co-host Webinar Nasional Advancing Science in Indonesia Fasilkom UNNAR Menjadi Co-host Webinar Nasional Advancing Science in Indonesia

23 Oktober 2019, 06:30:03

Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama (UNNAR) bersama dengan Center for Open Science (COS) dan Jaringan Sains Terbuka Indonesia menjadi Co-host webinar bertajuk Advancing Science in Indonesia: Current Global Research Practices. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Senin, 21 Oktober 2019 di Ruang Rapat Gedung D UNNAR, yang dilaksanakan secara paralel di 38 lokasi penyiaran lainnya. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Lampung Terkait Abu Rara
23 Oktober 2019, 09:00:04

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Lampung Terkait Abu Rara Jakarta -- Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri kembali menangkap seorang terduga teroris di Lampung. Terduga teroris yang ditangkap berinisial AH (27) merupakan bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung. "Kembali satu .....

PP PSTE Telah Disahkan
23 Oktober 2019, 09:00:00

PP PSTE Telah Disahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mengesahkan Revisi Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PPPSTE).PP PSTE telah diperbarui menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun .....