go green
Recent Issues

Kekerasan Merebak di Senegal

Kekerasan Merebak di Senegal

07 April 2012, 07:46:17

Serangkaian protes yang berujung kekerasan merebak di Senegal setelah Presiden Abdoulaye Wade maju lagi dalam Pemilihan Presiden untuk ketiga kalinya. Amerika Serikat memperingatkan, serangkaian aksi protes ini bisa membahayakan rekam jejak negara di barat Afrika yang dikenal stabil dan demokratis ini.

Media lokal dan warga di Kota Podor, di utara Senegal, menyebutkan dua orang ditembak saat demonstrasi anti-Wade pada Senin 30 Januari 2012. Di Ibukota Senegal, Dakar, seorang polisi meninggal dalam kerusuhan yang berkembang setelah Mahkamah Konstitusi Senegal menyatakan Wade yang berusia 85 tahun bisa mencalonkan diri lagi meski konstitusi Senegal mengatur hanya boleh dua kali masa jabatan.

Wade yang telah dipilih kembali 2007 lalu menyatakan masa jabatan pertamanya tak terhitung dalam batas dua kali masa jabatan yang ditambahkan dalam konstitusi tahun 2001. Lima hakim konstitusi yang dipilih Presiden semua setuju dengan pemaknaan itu.

Amerika Serikat prihatin dengan perkembangan Senegal yang direncanakan menggelar Pemilu pada 26 Februari itu. Prancis juga mengungkapkan keprihatinan yang sama.

"Kami melihat putusan Presiden Wade untuk maju ketiga kalinya... dapat membahayakan rekor berdekade Senegal di benua itu atas stabilitas politik, pembangunan demokrasi dan demokrasi," kata Deputi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat William Burns melalui telewicara.

Berjam-jam sebelum komentar Burns, Mahkamah Konstitusi Senegal menolak banding atas putusannya yang dilakukan musisi Youssou N'Dour. Mahkamah beralasan, N'Dour tak memiliki bukti tanda tangan 10.000 orang sebagai bentuk dukungan.

"Prancis menyesalkan semua pandangan politik tidak terwakili," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis, Bernard Valero, di Paris, mengomentari 14 calon Presiden yang termasuk tiga mantan perdana menteri dan calon dari Partai Sosialis.

Valero juga menyampaikan keprihatinan atas penahanan Alioune Tine, seorang pemimpin protes jalanan M23 pada Sabtu lalu. (umi)


• VIVAnews

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....