go green
Recent Issues

Helikopter PBB Ditembak, 4 Orang Tewas

Helikopter PBB Ditembak, 4 Orang Tewas

22 Desember 2012, 13:55:55



Aulia Akbar
Sabtu, 22 Desember 2012 13:32 wib
Foto : Sekjen PBB Ban Ki Moon (heegantv)

JUBA - Pasukan Sudan Selatan menembak jatuh helikopter milik pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangs (PBB). Peristiwa itupun menewaskan empat orang warga Rusia yang berada di helikopter.

Menurut sumber dari PBB, helikopter itu tengah menjalani misi pengawasan di wilayah yang menjadi tempat perseteruan pasukan Sudan Selatan dan pemberontak. Fraksi pemberontak Sudan Selatan dipimpin oleh seorang yang bernama David Yau Yau.

Sekretaris Jendral PBB Ban Ki Moon mengecam keras peristiwa serangan itu. Ban mendesak Sudan Selatan menggelar penyelidikan atas penembakan tersebut.

Pada awalnya, militer Sudan Selatan menepis laporan penembakkan itu. Namun akhirnya, mereka mengaku mengira helikopter itu digunakan untuk memasok logistik pemberontak Yau Yau di Jonglei.

"Kami menyesali insiden ini. Kami melihat helikopter putih dan bertanya pada Misi PBB untuk Sudan Selatan (UNMISS) mengenai keberadaan helikopter itu, UNMISS pun menepis keberadaan helikopternya dan pasukan kami melepaskan tembakan. Kami mengira helikopter itu adalah helikopter musuh," ujar juru bicara militer Sudan Selatan Philip Aguer, seperti dikutip Reuters, Sabtu (22/12/2012).

Sejauh ini, Sudan Selatan selalu menuduh Sudan Utara memasok senjata ke pemberontak di Jonglei. Pada September lalu, pasukan Sudan Selatan membunuh 10 pasukannya sendiri, karena mereka menenggelamlkan kapal militer di wilayah pedalaman karena mereka mengira kapal itu adalah kapal musuh.

Sudan Selatan memisahkan diri dari Sudan pada tahun lalu, lewat sebuah perang saudara. Aktivis HAM seringkali menuduh pasukan Sudan Selatan melakukan pembantaian dan pelanggaran HAM, namun Sudan Selatan menepisnya.(AUL)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
UNNAR dan PPNS Mengadakan MoU UNNAR dan PPNS Mengadakan MoU

20 Januari 2020, 02:29:41

Didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara, Universitas Narotama (UNNAR) dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding / MoU). MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor UNNAR Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Direktur PPNS Ir. Eko Julianto, M.Sc., FRINA pada Kamis, 16 Januari 2020, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News