go green
Recent Issues

Parpol Israel Sarankan Pembunuhan terhadap Bos Hamas

 Parpol Israel Sarankan Pembunuhan terhadap Bos Hamas

10 Desember 2012, 09:09:30


Aulia Akbar
Senin, 10 Desember 2012 07:28 wib
Foto : Pemimpin Hamas Khaled Meshal (foreign policy)
Foto : Pemimpin Hamas Khaled Meshal (foreign policy)
TEL AVIV - Pemimpin Partai Kadima Israel Shaul Movaz menilai, Israel seharusnya membunuh Pemimpin Hamas Khaled Meshal ketika Meshal mengunjungi Gaza. Movaz menambahkan, Israel saat ini sudah kehilangan kesempatan untuk membunuh Meshal.

"Israel kehilangan kesempatan untuk membunuh pemimpin dari ular-ular itu (Hamas). Saat ini saya meminta Meshal untuk mengemas barang-barangnya dan segera meninggalkan Gaza," ujar Mofaz, seperti dikutip Arutz Sheva, Senin (10/12/2012).

"Kita menghentikan operasi militer di Gaza dengan sangat cepat. Dan kunjungan Meshal ke Gaza adalah kegagalan politik dari Operasi Pilar Pertahanan ," imbuhnya.

Selain itu, Mofaz menjelaskan pula, bila Israel terus memperlemah Presiden Palestina Mahmoud Abbas namun menghindari peperangan dengan Hamas, Meshal bisa saja mengunjungi Judea dan Samaria (Yerusalem). Menurut Mofaz, hal itu tidak boleh terjadi.

"Israel mengerti bagaimana cara mengalahkan teroris, Khaled Meshal dan sejumlah pejabat Hamas lainnya adalah target Israel," tegasnya.

Meshal sampai di Gaza pada Jumat pekan lalu, pria yang sudah meninggalkan Palestina selama 45 tahun itu berada dalam pengawalan yang cukup ketat ketika berada di Gaza. Sesampainya di Jalur Gaza, Meshal langsung bersujud dan disambut oleh warga Gaza.

Pada keesokan harinya, Meshal bergabung dalam aksi untuk memperingati Hut Hamas yang ke-25. Meshal berpidato dan kembali mempertegas prinsip perjuangan Hamas.

"Kami tidak akan menyerahkan satu inci pun wilayah Palestina. Palestina tetap merupakan tanah Islam dan Arab. Jihad dan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk memerdekakan Palestina, kita tidak akan pernah mengakui eksistensi Israel," ujar Meshal.

Meshal sendiri pernah lolos dari upaya pembunuhan yang direncanakan oleh Badan Intelijen Israel (Mossad) pada 1997. Usai berkunjung ke Gaza, Meshal sudah mengatakan kepada pendukungnya bahwa dirinya siap mengunjungi Ramallah dan Yerusalem.(AUL)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Yemen`s Team Juara 1 Narotama Futsal Tournament Dies Natalis Universitas Narotama Ke-39 Yemen`s Team Juara 1 Narotama Futsal Tournament Dies Natalis Universitas Narotama Ke-39

24 Januari 2020, 02:13:10

Yemen`s Team tampil sebagai Juara 1 Narotama Futsal Tournament Dies Natalis Universitas Narotama (UNNAR) Ke-39 setelah unggul atas tim Gacor FC dalam pertandingan final yang berlangsung pada Sabtu, 18 Januari 2020 di lapangan futsal UNNAR. Penyerahan hadiah untuk para juara dilakukan oleh Presiden UNNAR Hj. Rr. Iswachyu Dhaniarti DS, ST, M.HP, yang juga dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan, Alumni & Tracer ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Penyaluran KUR 2019 Capai Rp139,5 Triliun
25 Januari 2020, 09:00:04

Penyaluran KUR 2019 Capai Rp139,5 Triliun Jakarta -- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun lalu mencapai Rp139,5 triliun atau 99,6 persen dari target yang sebesar Rp140 triliun. "Sebenarnya, kalau tidak kami .....