go green
Recent Issues

Bendera Dikibarkan, PBB Akui Palestina

 Bendera Dikibarkan, PBB Akui Palestina

30 November 2012, 10:54:19

Fajar Nugraha
Jum'at, 30 November 2012 07:56 wib
Presiden Palestina Mahmoud Abbas di PBB (Foto: Reuters)
Presiden Palestina Mahmoud Abbas di PBB (Foto: Reuters)
NEW YORK - Negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerima status peningkatan keanggotaan Palestina. Keputusan ini merupakan bentuk kemenangan dari Palestina tetapi menjadi kekalahan memalukan bagi Amerika Serikat (AS).

Sidang Majelis Umum PBB mengakui status negara pemantau non-anggota yang diajukan oleh Palestina. Sebelumnya, status Palestina di PBB hanyalah entitas pemantau yang diwakili oleh PLO.

Palestina meraih lebih dari dua pertiga suara dari 193 anggota PBB. 138 negara mendukung proposal keanggotaan Palestina, sembilan lainnya menolak sementara 41 negara memutuskan untuk abstain. Bendera Palestina langsung dibentangkan usai keputusan peningkatan status Palestina.

Amerika Serikat langsung mengkritik hasil pemilihan bersejarah itu. "Resolusi yang kontraproduktif yang terjadi hari ini memberikan halangan baru atas upaya perdamaian," ujar Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice, seperti dikutip Associated Press, Kamis sore waktu AS atau Jumat (30/11/2012) waktu Indonesia.

Sementara kecaman juga dilontarkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menilai langkah yang dilakukan PBB ini melanggar kesepakatan-kesepakatan yang pernah disetujui antara Israel dengan Palestina di masa lalu. Tetapi Netanyahu tidak menjelaskan langkah apa yang akan diambil Israel menyusul keputusan ini.

Lewat status negara pemantau non-anggota, Palestina dimungkinkan untuk bergabung ke dalam organisasi-organisasi PBB. Selain itu Palestina juga bisa terlibat dalam perjanjian-perjanjian internasional. Hal ini merupakan langkah maju bagi Palestina dalam upaya diplomasinya memperoleh kemerdekaan.

Selama ini, Israel dan sekutu terdekatnya menolak keras upaya Palestina untuk meningkatkan status keanggotannya. Kedua negara menilai status keanggotaan baru Palestina hanya akan mempersulit proses perdamaian di Timur Tengah.(faj)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rektor Universitas Narotama Lakukan Kunjungan ke Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Jombang Rektor Universitas Narotama Lakukan Kunjungan ke Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Jombang

27 Januari 2020, 01:58:57

Universitas Narotama yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM melakukan kunjungan ke Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), Jombang, Senin (20/1/2020). Rektor beserta pejabat struktural Universitas Narotama diantaranya Kaprodi Manajemen Agus Sukoco, ST, MM disambut langsung oleh Rektor UNWAHA Dr. H. Anton Muhibuddin, SP, MP pejabat lainnya. Pada pertemuan yang berlangsung cukup akrab, Rektor ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News