go green
Recent Issues

Manokwari Rusuh, Menristek Minta Mahasiswa Tetap Kondusif dan Balik ke Kampus

Manokwari Rusuh, Menristek Minta Mahasiswa Tetap Kondusif dan Balik ke Kampus

20 Agustus 2019, 09:00:17

Mahasiswa dan masyarakat di Manokwari mengamuk dan membakar fasilitas umum dan kendaraan yang ada di jalan. Menristekdikti Mohamad Nasir mengimbau mahasiswa untuk menjaga kondusivitas.
"Saya mengimbau pada masyarakat Indonesia yang dari Papua, mari kita jaga untuk kondusivitas. Jangan sampai kita membesar-besarkan masalah dan kita kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Nasir saat ditemui di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Nasir juga meminta mahasiswa kembali ke kampus. Dia meminta mahasiswa tidak mengganggu aktivitas perkuliahan di kampus-kampus. Dia tidak ingin demonstrasi malah mengganggu perkuliahan yang berjalan. "Jadi kita jaga seperti yang di Manokwari, mari kembali ke kampus untuk melakukan pendidikan yang baik. Jangan sampai terjadi demo menutup kampus yang mengakibatkan tidak kondusivitas. Dari demo itu mengakibatkan nanti sistem pembelajaran terganggu, jangan sampai terjadi supaya pendidikan bisa berjalan dengan baik," tuturnya."Jangan sampai pendidikan terganggu dengan adanya demo itu, semua harus berjalan dengan baik supaya anak Indonesia makin pintar dan makin cerdas dan bisa memanfaatkan sumber daya alam untuk menjadi lebih baik," sambung Nasir.

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat. Mahasiswa bersama masyarakat turun ke jalan melakukan protes atas insiden yang terjadi di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.Pendemo di Manokwari merusak fasilitas umum dan membakar sejumlah kendaraan dan gedung. Massa juga bergerak di Jayapura menuju gedung DPRD Papua.

Polisi menyebut mobilisasi massa terjadi karena ada berita bohong (hoax) insiden di Surabaya menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Insiden di Surabaya sendiri bermula dari isu ada perusakan bendera Merah Putih yang dipasang di asrama. Sebelum polisi melakukan penangkapan, massa menggunakan atribut ormas lebih dulu melakukan pengepungan asrama.





Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....