go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Temuan Cadangan Emas Bakal Kerek Serapan Tenaga Kerja di NTB

Temuan Cadangan Emas Bakal Kerek Serapan Tenaga Kerja di NTB

23 Februari 2020, 09:00:29

Jakarta -- Kementerian ESDM menilai penemuan deposit bijih tembaga-emas Onto di Kecamatan Hu u Kabupaten Dompu, Nusa Tembaga Barat (NTB) akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja setempat lebih banyak.

Sebelumnya, deposit bijih tembaga-emas itu ditemukan oleh PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang telah melakukan eksplorasi di wilayah Kontrak Kerja (KK) Proyek Hu u sejak 2010. STM merupakan perusahaan patungan antara Eastern Star Resources Pty Ltd (80 persen), anak perusahaan yang 100 persen sahamnya milik Vale SA, dan PT Antam Tbk (20 persen).

"Saat ini proyek tersebut mempekerjakan hampir 600 karyawan termasuk kontraktor, di mana 70 persen di antaranya berasal dari lingkungan sekitar proyek eksplorasi," ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Kamis (20/2).

Selanjutnya, STM akan melanjutkan pemboran di dalam dan di sekitar wilayah deposit Onto untuk menentukan batas dan meneruskan kedalaman dari mineralisasi.

Pastinya tenaga kerja setempat akan terus bertambah, meneruskan eksplorasi, dan lebih-lebih nanti jika berlanjut ke fase eksploitasi," tuturnya.

Agung mengungkapkan deposit sumber daya mineral Onto pertama kali ditemukan pada Agustus 2013 dan sejak saat itu sebanyak 64 lubang pemboran (setara dengan 61 ribu meter) telah dilakukan untuk menentukan ukuran, luas dan karakteristik sumber daya mineral.

Berdasarkan perkiraan sumber daya mineral yang dilakukan STM per Desember 2019, total sumber daya mineral sebanyak 0,76 miliar ton, terdiri dari 0,93 persen tembaga, 0,56 gram/ton (g/t) emas, dan total sumber daya mineral Tereka sebesar 0,96 miliar ton, masing-masing 0,87 persen tembaga dan 0,44 g/t emas.

Angka tersebut setara dengan total 1,7 miliar ton yang terdiri dari 0,89 persen tembaga dan 0,49 g/t emas. Selain sumber daya mineral di atas, target eksplorasi di sekitar area juga ditetapkan sebesar 0,6-1,7 miliar ton, masing-masing 0,2-0,7 persen tembaga dan 0,1-0,3 g/t emas.

Direktur Utama STM Bede Evans mengatakan akan melanjutkan pemboran di dalam dan di sekitar wilayah deposit Onto untuk menentukan batas, termasuk kedalaman dari mineralisasi.

"Penemuan potensi sumber daya Onto menggambarkan nilai dan peluang yang dimiliki proyek Hu u. Saat ini, proyek Hu u pada tahap eksplorasi, kami harap dapat melanjutkan proyek ini untuk membangun operasi penambangan kelas dunia di Indonesia," ujar Evas dalam keterangan resmi.

Perusahaan tambang ini telah menyelesaikan negosiasi amandemen KK dengan Pemerintah Indonesia pada 7 Mei 2019 sebagai dasar bagi perusahaan melanjutkan kegiatan eksplorasi untuk menentukan sumber daya dan cadangan mineral di wilayah KK PT STM. Dengan Amandemen KK ini, perusahaan akan memastikan kelayakan teknis dan ekonomis dari operasi penambangan block cave Proyek Hu u.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis Jakarta -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengatakan Presiden Joko Widodo meminta semua warga menggunakan masker untuk mencegah virus corona (Covid-19). Meski begitu, kata Doni, Jokowi meminta .....

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona
07 April 2020, 09:00:00

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona Jakarta, Representatif perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab di Indonesia mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian lebih mendalam soal pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang ojek online (ojol) untuk mengangkut .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....